
Cilegon – Jejakindonesia.news // Forkopimda Provinsi Banten melaksanakan pemantauan arus mudik di Pelabuhan Merak pada Rabu (18/03).
Dalam kesempatannya, Dirut ASDP Merak Heru Widodo menyampaikan bahwa jumlah kendaraan yang telah melakukan reservasi pada hari ini mencapai sekitar 19.000. “Kendaraan yang sudah reservasi pada hari ini di Pelabuhan Merak sekitar 19.000 dan yang sudah sudah check in sebanyak 18.000 kendaraan jadi masih ada 1000 lagi yang belum check in,” ujarnya.
“Semalam juga terjadi peningkatan tetapi malam ini jauh lebih besar, Kalau semalam itu 17.000 tapi hari ini 19.000 kendaraan yang reservasi,” kata Heru.
Heru juga menjelaskan Secara akumulasi, jumlah kendaraan yang sudah kita seberangkan sampai hari ini sebanyak 34.000. “Jumlah penumpang hari ini sekitar 124.000. Jika dari H-10 sampai H-3 berdasarkan data pukul 00.00 WIB hingga 18.00 WIB, total penumpang mencapai 593.033 orang, dan total kendaraan yang sudah diseberangkan sebanyak 153.254 unit, meningkat 7,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa tidak terjadi kemacetan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026. “Di Jalan Lingkar Selatan dan Cikuasa Atas merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas melalui sistem penyekatan guna mengantisipasi kepadatan di pelabuhan, itu adalah mekanisme pengamanan yang kita perlakukan sesuai SOP,” tegasnya.
Hengki menambahkan bahwa buffer zone yang disiapkan, seperti di Indah Kiat dan Pelabuhan Ciwandan, masih dalam kondisi terkendali. “Buffer zone di Indah Kiat berkapasitas 2.000 kendaraan namun baru terisi 500, begitu pula di Pelabuhan Ciwandan. Kepadatan di Jalan Lingkar Selatan bukan kemacetan, melainkan antrean akibat pembatasan karena kapasitas buffer zone hanya 500 kendaraan. Jika jumlahnya melebihi, dilakukan penyekatan di JLS, dan tidak ada antrean yang sampai ke jalan tol,” tambahnya.
Secara keseluruhan, situasi di empat pelabuhan penyeberangan di wilayah hukum Polda Banten, yakni Merak, Ciwandan, BBJ, dan Krakatau Bandar Samudera, terpantau aman, lancar, dan kondusif hingga pukul 22.18 WIB. “Keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi dan kolaborasi seluruh stakeholder maupun instansi terkait lainnya,” lanjut Kapolda Banten.
Diakhir, Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa Selain pengamanan arus mudik, Polda Banten juga berhasil meringkus pelaku kasus peredaran narkotika. “Pada dini hari tadi, Polda Banten berhasil menyita 52 kilogram sabu yang dibawa dari Sumatera menuju Jawa. Sebelumnya juga telah meringkus pelaku kasus serupa dengan barang bukti 15 kilogram sabu serta senjata api ilegal saat ini masih dalam pengembangan,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut juga Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, didampingi Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Dirut ASDP Heru Widodo, serta Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim melaksanakan pemantauan arus mudik di Pelabuhan Merak. (Bidhumas).

