Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Isra Mi’raj tak masuk Logika

Jejakindonesia.news // Isra mi’raj bukanlah wisata tour atau perjalanan trayek dari satu tempat ke tempat lainnya, tapi suatu peristiwa Agung yang di rancang oleh sang Maha Agung untuk menjelaskan kekuasaanNya bahwa tak satupun alat transportasi yg mampu mengangkut manusia pada perjalanan ribuan kilometer dalam waktu semalam.

Tak masuk logika namun iman mampu mencernanya ini juga suatu pertanda bahwa tidak semua akal mampu menjangkau perkara iman, hanya di butuhkan setitik rasa dalam qalbu dan tidak semua orang diberkahi hidayah itu. Manusia pilihan itu telah diberangkatkan dari Masjid haram Makkah menuju majid Aqsa Palestina hingga bermi’raj menuju Tuhan yang maha Agung pada malam 27 Rajab untuk menerima Tugas Suci.

Lantas apa makna dibalik peristiwa itu ?
Pertama harus dikaji dulu tentang iman, iman itu bukan skadar meyakini suatu hal yang di anggap sakral atau mempengaruhi jiwa alam dan pikiran, namun dia suatu alat untuk mengetahui keadaan dan keberadaan sesuatu yang tak mampu di inderai. Secara umum semua mahluk yang beragam keyakinan menempatkan iman sebagai landasan meyakini sesuatu yang sudah turun temurun atau katakanlah meyakini sesuatu sebab potensi atau pengetahuan keturunan. Inilah yang membedakan konstruk pemikiran dalam perkara iman.

Yang kedua soal Mahluk Pilihan, tak semua mahluk dipilih untuk membawa pesan terhadap mahkuk lainnya, manusia pilihan ini tentunya harus kompeten dan memenuhi syarat. Salah satu syarat harus jujur amanah dan dapat dipercaya, parameternya harus diakui mayoritas manusia baik seiman maupun tidak. Syarat logika mencakup kesepakatan itu olehnya jika Muhamad sang Rasulullah menjadi manusia yang tepat untuk menjalani amanah itu.

Peristiwa isra mi’raj bukanlah dongeng semata kitab Suci menjelaskan kisah ini sebagai peringatan dan petunjuk bagi semua mahluk. Dalam peritiwa ini terdapat hikmah esensi Tauhid dan hadiah bagi seluruh umat manusia yaitu kode komunikasi dan pasword interaksi antara Tuhan dan manusia yaitu perintah Sholat Lima waktu.
Selamat memperingati isra Mi’raj 27 Rajab 1447 H

Penulis :
Mangge Muhlis Muhtar (M3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *