Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Wamendagri dan Kapolda Jabar Tinjau Posko DVI Longsor Bandung Barat, Pastikan Identifikasi Optimal

Cisarua,Jejakindonesia.news // Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Komjen Pol (Purn.) Dr. Akhmad Wiyagus M.Si., M.M., didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., meninjau langsung Posko Disaster Victim Identification (DVI) di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026).

Kunjungan ini bertujuan memastikan proses identifikasi korban bencana tanah longsor berjalan optimal, profesional, dan humanis sebagai bentuk kehadiran negara bagi masyarakat terdampak.

Dalam peninjauan tersebut, Wamendagri dan Kapolda mengecek kesiapan Pos Ante Mortem dan Pos Post Mortem yang didirikan oleh Biddokkes Polda Jabar. Keduanya menerima paparan detail mengenai perkembangan identifikasi serta penanganan para korban. Kapolda Jabar menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan ketelitian dan empati mendalam dalam melayani keluarga korban, sembari memastikan dukungan medis bagi para pengungsi tersedia secara memadai.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan negara hadir bagi masyarakat terdampak. Proses identifikasi harus dilakukan dengan standar profesionalisme tertinggi namun tetap humanis,” ujar Wamendagri di sela-sela peninjauan.

Penanganan bencana di Desa Pasirlangu melibatkan sinergi lintas sektoral yang kuat, mulai dari Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar, Biddokkes, TNI, BPBD, Basarnas, hingga relawan dan masyarakat setempat. Berdasarkan data sementara, bencana longsor ini telah menimbun sedikitnya 30 unit rumah.

Hingga saat ini, tercatat total 114 orang terdampak dengan rincian 21 orang berhasil selamat dan 4 orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, tim gabungan masih terus melakukan pencarian intensif terhadap 89 orang yang dilaporkan hilang.

Wamendagri dan Kapolda Jabar menegaskan bahwa operasi SAR dan proses identifikasi akan terus diupayakan secara maksimal hingga seluruh korban ditemukan. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *