Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

522 Personel Gabungan Amankan Arus Mudik Lebaran di Jember dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

JEMBERJejakindonesia.news // Sebanyak 522 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Operasi pengamanan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang digelar di Alun-Alun Jember, Kamis (12/3/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang menegaskan kesiapan pemerintah daerah bersama aparat keamanan dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Dalam sambutannya, Fawait mengatakan koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri terus diperkuat untuk memastikan situasi tetap kondusif selama masa mudik.

Ia juga menyinggung pengalaman sebelumnya terkait kepanikan masyarakat akibat pembelian bahan bakar secara berlebihan yang sempat terjadi, namun berhasil diatasi melalui langkah koordinasi lintas instansi.

“Distribusi BBM saat ini sudah kembali normal dan stok dipastikan aman hingga setelah Lebaran. Begitu pula dengan LPG yang kuotanya telah ditambah,” kata Fawait.

Selain pengamanan arus lalu lintas, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi di sejumlah sektor lain, termasuk kawasan wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan selama libur Idul Fitri.

Fawait menyebut potensi lonjakan wisatawan cukup besar, terutama setelah pengelolaan kawasan wisata selatan Jember seperti Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo diintegrasikan sehingga dinilai semakin menarik bagi wisatawan.

Sementara itu, Kapolres Jember Bobby A. Condroputro menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 akan berlangsung selama 13 hari dengan melibatkan personel gabungan dari kepolisian, TNI, serta sejumlah instansi terkait.

Menurutnya, dari total 522 personel yang dikerahkan, sebanyak 250 di antaranya merupakan personel kepolisian.

Para petugas akan ditempatkan di berbagai pos pengamanan dan pos pelayanan di titik-titik strategis, termasuk jalur utama lalu lintas dan kawasan wisata.

“Kami juga melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik rawan kemacetan, seperti Simpang Empat Mangli, Jalan Ahmad Yani, Jalan Trunojoyo, hingga kawasan sekitar Universitas Jember yang kerap dipadati aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain mengamankan arus mudik, aparat juga akan memastikan stabilitas kebutuhan pokok masyarakat serta menjaga keamanan di ruang publik selama masa libur Lebaran.

Dodik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *