Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Gus Fawait Gandeng Pesantren Percepat Program Pengentasan Kemiskinan di Jember

JEMBERJejakindonesia.news // Bupati Jember Gus Fawait menggandeng kalangan pondok pesantren untuk mempercepat program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember. Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan silaturahmi dan sahur bersama dengan para tokoh pesantren di Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu (15/3/2026) dini hari.

Pertemuan yang dihadiri para kyai, gus, dan lora dari berbagai pondok pesantren di Jember itu menjadi forum komunikasi antara pemerintah daerah dan kalangan pesantren dalam membahas sejumlah persoalan sosial di masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menyampaikan rencana pembentukan forum komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Jember dengan pesantren. Forum tersebut nantinya akan dikoordinasikan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan melibatkan camat hingga perwakilan pesantren di tingkat kecamatan.

“Melalui forum ini kami ingin membangun komunikasi yang lebih terstruktur dengan pondok pesantren agar berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih efektif,” kata Gus Fawait.

Menurutnya, pesantren memiliki kedekatan sosial yang kuat dengan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang masih menjadi kantong kemiskinan di Jember.

Karena itu, pesantren dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah daerah.

Pemkab Jember juga mendorong keterlibatan pesantren dalam sejumlah program sosial, di antaranya pencegahan pernikahan dini, edukasi kesiapan berumah tangga bagi para santri, hingga sosialisasi kesehatan keluarga.

Selain itu, pesantren juga diharapkan berperan dalam upaya menekan angka stunting serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui pendekatan sosial dan budaya di masyarakat.

Gus Fawait juga menyinggung potensi besar Jember sebagai daerah tujuan pendidikan pesantren bagi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, keberadaan santri dari luar daerah turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Ia juga mendorong santri untuk terlibat dalam berbagai program pengembangan sumber daya manusia, termasuk program pendidikan kejuruan berstandar global yang didorong pemerintah pusat.

“Pesantren memiliki potensi besar untuk ikut terlibat dalam mengatasi kemiskinan dan berbagai persoalan sosial di masyarakat,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pesantren tersebut, Pemkab Jember berharap berbagai program pembangunan sosial dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *