Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran, Bupati Jember Siagakan Layanan Kesehatan di Titik Rawan

JEMBERJejakindonesia.news // Pemerintah Kabupaten Jember mengambil langkah antisipatif menghadapi lonjakan kunjungan wisata selama libur Lebaran 2026. Bupati Jember, Muhammad Fawait, menginstruksikan jajaran sektor kesehatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di kawasan destinasi wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung.

Instruksi tersebut ditujukan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) agar seluruh puskesmas, khususnya yang berada di sekitar lokasi wisata, berada dalam kondisi siaga penuh. Fokus utama mencakup penyediaan ambulans serta kesiapan tenaga kesehatan guna mengantisipasi potensi kondisi darurat di lapangan.

“Saya minta seluruh puskesmas di wilayah wisata menyiapkan ambulans dan tenaga medis yang siap bergerak sewaktu-waktu sesuai kebutuhan di masing-masing lokasi,” ujar Fawait, Jumat (20/3/2026).

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinkes PPKB Jember, Muhammad Zamroni, menyampaikan bahwa pihaknya telah menetapkan sejumlah titik prioritas pengamanan kesehatan. Penyiagaan personel dijadwalkan berlangsung selama periode 13 hingga 29 Maret 2026.

Sejumlah lokasi strategis yang menjadi fokus pengamanan meliputi kawasan Alun-Alun Jember, wilayah Kecamatan Puger dan sekitarnya, serta destinasi wisata pantai seperti Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.

Menurut Fawait, dua destinasi pantai tersebut berpotensi mengalami lonjakan kunjungan signifikan saat libur Lebaran, sehingga membutuhkan perhatian ekstra dari sisi layanan kesehatan.

Ia menegaskan pentingnya kehadiran ambulans dan tenaga medis di lokasi dengan konsentrasi massa tinggi.

“Jangan sampai titik keramaian justru tidak terjangkau layanan medis. Terutama Papuma dan Watu Ulo yang diperkirakan akan dipadati wisatawan,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Jember dalam memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama menikmati libur Lebaran. Dengan kesiapan fasilitas kesehatan di lapangan, diharapkan penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *