
JEMBER — Jejakindonesia.news // Pemerintah Kabupaten Jember mempercepat realisasi berbagai kewajiban keuangan daerah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan para aparatur dan tenaga layanan publik dapat menyambut lebaran dengan lebih tenang.
Bupati Jember, Gus Fawait, mengatakan sebagian besar kewajiban pemerintah daerah telah disalurkan sebelum hari raya.
Percepatan ini mencakup pembayaran gaji dan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), pegawai negeri sipil (PNS), serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), termasuk pegawai dengan skema paruh waktu.
Selain itu, pemerintah daerah juga menuntaskan penyaluran insentif bagi guru ngaji yang telah terealisasi hampir seluruhnya. Pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) turut dilakukan dalam periode yang sama.
Pemkab Jember juga mempercepat pembayaran honorarium kader posyandu yang semula dijadwalkan cair pada Maret. Kebijakan ini diambil agar dana tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat menjelang Idulfitri.
“Sebagian besar kewajiban telah diselesaikan sebelum lebaran agar masyarakat, khususnya para pelayan publik, dapat merayakan hari raya dengan lebih nyaman,” kata Gus Fawait, Minggu (22/3/2026).
Di tengah meningkatnya perputaran uang selama periode lebaran, pemerintah daerah mengakui adanya potensi kenaikan harga sejumlah komoditas.
Namun, kondisi tersebut dinilai masih dalam batas wajar selama inflasi tetap terkendali.
Pemkab Jember memastikan akan terus memantau perkembangan harga di lapangan guna menjaga stabilitas ekonomi daerah selama momentum Idulfitri.
(Dodik)

