Banyuwangi – Jejakindonesia.news || Suasana arus mudik di kawasan Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang, Kecamatan Kalipuro, terpantau ramai namun tetap terkendali, Minggu (29/3/2025).
Di tengah aktivitas yang terus bergerak, kehadiran anggota Satpolairud Polresta Banyuwangi menjadi wajah ketenangan yang menjaga ritme perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.
Sejak pukul 09.10 WIB, personel Satpolairud yang dipimpin Aiptu I Gede Eka D bersama Aiptu Nurchrahmat turun langsung melaksanakan patroli dialogis dan pembinaan penyuluhan (binluh).
Mereka menyapa satu per satu penumpang, sopir truk, hingga kru kapal yang tengah bersiap menyeberang.
Dengan pendekatan humanis, imbauan disampaikan tanpa sekat. Para pengguna jasa diingatkan untuk selalu waspada, menjaga barang bawaan, serta tidak lengah terhadap lingkungan sekitar, terutama di area dermaga dan antrean kendaraan yang padat.
Kasubnit Binmasair, Aiptu I Gede Eka D, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang bisa berubah sewaktu-waktu.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca. Jangan abaikan keselamatan, gunakan life jacket saat beraktivitas di laut dan atur jadwal arus balik agar tidak menumpuk di akhir libur,” pesannya dengan nada tenang namun tegas.
Senada dengan itu, AIPTU Nurchrahmat mengingatkan masyarakat agar tidak memilih pulang di hari terakhir libur. Menurutnya, pola tersebut justru berpotensi menimbulkan kepadatan yang lebih tinggi, terlebih dengan adanya tradisi Rioyo Kupat yang kerap memicu lonjakan mobilitas.
“Kalau bisa, arus balik dilakukan lebih awal. Karena biasanya di hari terakhir, antrean bisa lebih panjang, apalagi saat ini truk besar tujuan Lombok juga mulai mendominasi antrean,” ujarnya.
Di lapangan, antrean kendaraan, khususnya truk logistik, terlihat masih mengular menunggu giliran naik kapal. Meski demikian, situasi tetap berjalan tertib dengan pengawasan petugas gabungan.
Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md., S.H., menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama momentum mudik.
“Kehadiran anggota di lapangan adalah bentuk pelayanan kami. Kami ingin memastikan masyarakat bisa menyeberang dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” tegasnya.
Dari hasil pemantauan, kondisi cuaca terpantau cerah dengan ombak relatif rendah dan air laut surut, sehingga aktivitas penyeberangan berjalan lancar. Secara umum, situasi kamtibmas di kawasan Pelabuhan Ketapang terjaga aman dan kondusif.
Di tengah hiruk pikuk mudik, sentuhan humanis aparat di lapangan menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya soal pengawasan, tetapi juga tentang kepedulian dan kehadiran yang menenangkan. (GP)

