Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250
Polri  

Operasi Kestib LLAJ 2026 di Terminal Brawijaya Banyuwangi, Petugas Tindak Pelanggar dan Edukasi Pengendara

BANYUWANGI – Jejakindonesia.news // Dalam upaya menekan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan, tim gabungan lintas instansi menggelar Operasi Sadar Keselamatan dan Ketertiban (Kestib) Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Terminal Brawijaya, Banyuwangi, Kamis pagi (23/04/2026).

Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, Subdenpom Banyuwangi, Satlantas Polresta Banyuwangi, Resmob Satreskrim Polresta Banyuwangi, Polsek Kota Banyuwangi, Dishub Jatim UPT P3 LLAJ Banyuwangi, Dishub Kabupaten Banyuwangi, Jasa Raharja, hingga Bapenda.

Kepala UPT P3 LLAJ Banyuwangi, Agung Heru Prasongko melalui Kasi Dalops Dishub Jatim, Bambang Hermanto, menjelaskan bahwa operasi ini menyasar kendaraan penumpang dan angkutan barang. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kelengkapan administrasi seperti buku KIR dan STNK.

“Jika ditemukan pelanggaran, langsung kami lakukan penindakan tilang. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu tertib administrasi dan mematuhi aturan lalu lintas sesuai undang-undang yang berlaku,” ujar Bambang.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Banyuwangi AKP I Gusti Bagus KF melalui Kanit Turjawali Lantas Ipda Rudi menegaskan, penindakan dalam operasi ini tetap mengedepankan pendekatan edukatif.

“Terdapat lima pelanggar yang kami tindak dengan tilang manual, mayoritas karena tidak memiliki SIM. Bahkan ditemukan pengemudi truk yang masih berusia sangat muda dan belum mengantongi izin mengemudi,” ungkapnya.

Selain penindakan, petugas bersama Jasa Raharja dan Bapenda juga memberikan edukasi serta apresiasi kepada pengendara yang telah melengkapi administrasi kendaraannya. Bagi pemilik kendaraan yang masa pajaknya hampir habis, diimbau untuk segera melakukan perpanjangan.

Operasi ini tidak hanya menyasar kendaraan umum, tetapi juga kendaraan pribadi dengan pemeriksaan meliputi SIM, STNK, hingga kelaikan kendaraan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, dan kondusif.

Melalui operasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, sehingga mampu menekan angka kecelakaan di wilayah Banyuwangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *