Serang – Jejakindonesia.news // Dalam rangka mendukung gerakan Indonesia ASRI, Polda Banten melaksanakan kegiatan groundbreaking pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi sekaligus penanaman 1.000 pohon di Desa Cisaat, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang pada Jum’at (24/04).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, Kabidpropam Polda Banten Kombes Pol Murwoto, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, serta unsur Muspika Padarincang.
Dalam kesempatannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pembangunan infrastruktur dan kelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan inisiasi Polda Banten bersama jajaran dalam menggerakkan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi serta penanaman pohon. Kami juga mengajak para dermawan, pelaku industri, dan perbankan untuk turut berkontribusi melalui program CSR demi kepentingan sosial masyarakat,” ujarnya.
Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah menjadi salah satu alasan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk melalui pemanfaatan program CSR dari dunia usaha.
“Oleh karena itu, Polri hadir sebagai penggerak untuk menjembatani kepentingan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.
Kapolda Banten menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dan Kapolri agar seluruh jajaran aktif mendukung program Pemerintah.
“Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dan Kapolri agar seluruh jajaran Polri aktif mendukung program pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Antusiasme masyarakat juga sangat tinggi karena kehadiran Polri bersama pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.
Irjen Pol Hengki mengatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di berbagai tempat di Wilayah Hukum Polda Banten.
“Kami akan terus berkeliling dan apabila terdapat kebutuhan mendesak di masyarakat, silakan disampaikan kepada Kapolres. Kami akan berupaya mencarikan solusi melalui kolaborasi dan fasilitasi, termasuk melalui program CSR, agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Kapolda Banten mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah ke sungai, karena sungai memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari,” ajaknya.
Diakhir, Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa call center 110 dapat digunakan untuk melaporkan kejadian darurat atau kondisi mendesak lainnya.
“Masyarakat cukup menghubungi 110 lalu tekan 0 untuk berbicara dengan operator, dan petugas Polri terdekat akan segera menindaklanjuti. Layanan ini juga dapat digunakan untuk bantuan darurat. Layanan 110 ini gratis, tidak dipungut biaya, dan tidak mengurangi pulsa maupun kuota,” tutupnya (Bidhumas).













