Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Jelang Bulan Suro, Forkopimda dan PSHT Jember Perkuat Komitmen Jaga Kondusifitas Daerah

JEMBER — Jejakindonesia.news // Menjelang rangkaian agenda bulan Suro yang identik dengan berbagai kegiatan perguruan silat, Pemerintah Kabupaten Jember bersama unsur Forkopimda dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jember memperkuat komitmen menjaga keamanan dan ketertiban daerah melalui Apel Kebangsaan, Rabu (3/6/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebangsaan tersebut dipimpin langsung Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Achmad Imam Fauzi, S.P., M.Si.

 

Apel diikuti jajaran TNI-Polri, unsur pemerintah daerah, serta ratusan anggota PSHT dan Pasukan Pengamanan Terate (Pamter) sebagai bentuk kesiapan bersama dalam mengawal pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT selama bulan Suro agar berlangsung aman dan tertib.

 

Dalam arahannya, Kapolres Jember menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Kabupaten Jember selama ini terjaga berkat kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi perguruan silat. Karena itu, pihaknya meminta seluruh anggota PSHT mampu menjaga nama baik organisasi dengan mengedepankan sikap dewasa dan tidak mudah terprovokasi.

 

“Permasalahan yang muncul selama ini sebagian besar dipicu persoalan pribadi, namun seringkali berkembang dengan membawa nama organisasi. Ini yang harus diantisipasi bersama,” ujarnya.

 

Kapolres juga menegaskan bahwa aparat tidak akan ragu mengambil langkah hukum terhadap oknum yang terbukti mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Meski demikian, pihaknya mengapresiasi peran aktif Pamter PSHT yang selama ini dinilai membantu menjaga kondusifitas internal maupun eksternal organisasi.

 

Forkopimda Jember, lanjutnya, siap mendukung seluruh kegiatan perguruan silat sepanjang berjalan sesuai aturan dan tetap menjaga persaudaraan antarwarga. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan organisasi masyarakat dinilai penting untuk menciptakan suasana daerah yang aman dan nyaman.

 

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Jember juga menyatakan komitmennya dalam memberikan ruang pembinaan bagi generasi muda berprestasi, termasuk dari kalangan perguruan silat. Upaya tersebut diharapkan mampu mengarahkan energi anak muda ke kegiatan positif dan prestasi yang membanggakan daerah.

 

Selain berdampak pada stabilitas sosial, situasi keamanan yang kondusif diyakini turut mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan suasana yang aman, aktivitas masyarakat, investasi, hingga sektor pariwisata di Kabupaten Jember diharapkan semakin berkembang.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *