Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250
Polri  

Satpolairud Polresta Banyuwangi Amankan Tradisi Petik Laut 1 Muharam 1448 H di Pantai Lampon

BANYUWANGI – jejakindonesia.news||Anggota Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi melaksanakan pengamanan kegiatan tradisi Petik Laut dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang berlangsung di kawasan Pesisir Pantai Lampon, Kampung Baru Lampon, Dusun Ringinsari, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan pengamanan dimulai sekitar pukul 10.35 WIB hingga selesai dengan pengendali lapangan Kasat Polairud Polresta Banyuwangi. Pengamanan di wilayah pesisir dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif mengingat tradisi Petik Laut merupakan agenda budaya dan keagamaan yang selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat nelayan setempat.

Dalam pelaksanaan tugas tersebut, personel Satpolairud Unit Selatan yang dipimpin Kanit Polairud Unit Selatan, Aipda I Wayan Wedhana, turut berkoordinasi dengan unsur TNI, pemerintah daerah, serta perangkat desa guna menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan.

Acara tersebut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi Hartono, S.Sos., M.Si., Komandan Marinir 7 Lampon Letkol Mar Doni Efrianto, Kapolsek Pesanggaran AKP Agus Hari Widodo, S.H., perwakilan Lanal Banyuwangi Kapten Agung, Posal Muncar Lettu Laut Prima Deri, Komandan Pos AU Rajegwesi Peltu Salikul, Camat Pesanggaran Didik, Kapten Edy Tri Santoso dari Koramil Pesanggaran, Kepala Desa Sumberagung Vivin Agustin, Kepala Desa Pesanggaran Sukirno, serta tokoh masyarakat dan nelayan setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, serta penampilan Tari Jejer Gandrung yang menambah semarak suasana dan memperkenalkan kekayaan budaya Banyuwangi.

Tokoh masyarakat nelayan Lampon, H. Suwartono atau yang akrab disapa H. Paino, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk terus menjaga tradisi Petik Laut sebagai warisan budaya leluhur sekaligus bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang diberikan melalui hasil laut.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi Hartono menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat pesisir Lampon yang tetap melestarikan tradisi lokal dan menjaga nilai-nilai kebersamaan. Menurutnya, tradisi Petik Laut tidak hanya memiliki nilai spiritual dan budaya, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata yang dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan prosesi simbolis penyematan pancing atau anting emas yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat nelayan setempat.

Sepanjang kegiatan berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan kondisi air laut pasang, ombak landai, serta angin berkecepatan sedang. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga berkat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Satpolairud Polresta Banyuwangi memastikan seluruh rangkaian kegiatan Petik Laut dalam rangka menyambut 1 Muharam 1448 Hijriah berjalan aman, lancar, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat mengikuti tradisi tahunan tersebut dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *