Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Mbah Semar: Galungan dan Kuningan Momentum Meneguhkan Dharma dan Persaudaraan

BANYUWANGI –jejakindonesia.news|| Selasa (16/6), Dalam suasana penuh sukacita dan spiritualitas Hari Raya Galungan dan Kuningan Tahun 2026, Owner PT Cahaya Pers Group, Selamet Solichin yang akrab disapa Mbah Semar, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu yang merayakan hari suci tersebut.

Menurut Mbah Semar, Hari Raya Galungan dan Kuningan bukan hanya menjadi perayaan keagamaan semata, tetapi juga merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Rahajeng Galungan lan Kuningan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa melimpahkan kerahayuan, kesehatan, kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteraan kepada seluruh umat Hindu serta masyarakat Indonesia pada umumnya,” ujar Mbah Semar, Selasa (16/6/2026).

Ia menuturkan bahwa peringatan Galungan mengandung makna kemenangan Dharma (kebenaran) melawan Adharma (kejahatan atau ketidakbenaran). Nilai luhur tersebut, kata dia, sangat relevan diterapkan dalam kehidupan modern yang saat ini menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, budaya, hingga perkembangan teknologi yang begitu pesat.

Sebagai tokoh media dan pemimpin perusahaan pers yang menaungi sejumlah media online, antara lain Jejak-Indonesia.id, JejakIndonesia.news, dan Pedot.pro, Mbah Semar menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan dan toleransi antarumat beragama sebagai fondasi utama keutuhan bangsa Indonesia.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan anugerah besar yang harus dirawat bersama melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta mengedepankan semangat gotong royong dan persaudaraan.

“Momentum Galungan dan Kuningan mengajarkan kita untuk selalu bersyukur, menjaga keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta. Nilai-nilai inilah yang harus terus dijaga agar kehidupan masyarakat tetap harmonis dan damai,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mbah Semar berharap perayaan Galungan dan Kuningan dapat menjadi sarana introspeksi diri sekaligus memperkuat komitmen moral dalam menjalankan kehidupan yang berlandaskan kejujuran, kebajikan, dan tanggung jawab sosial.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat kemenangan Dharma sebagai inspirasi dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keadilan, dan kebersamaan.

Dalam pandangan Mbah Semar, media massa memiliki peran strategis untuk terus menyebarkan informasi yang mencerdaskan, menyejukkan, serta memperkuat persatuan bangsa. Oleh karena itu, semangat Dharma yang terkandung dalam Hari Raya Galungan dan Kuningan juga harus tercermin dalam praktik jurnalistik yang berintegritas, objektif, dan berpihak pada kebenaran.

Perayaan Galungan dan Kuningan Tahun 2026 sendiri menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati bukan hanya diukur dari keberhasilan materi, melainkan dari kemampuan manusia menjaga hati yang bersih, pikiran yang jernih, serta perilaku yang membawa manfaat bagi sesama.

Mengakhiri pesannya, Mbah Semar kembali menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh umat Hindu yang merayakan hari suci tersebut.

“Rahajeng Rahina Galungan lan Kuningan. Semoga Dharma senantiasa menerangi kehidupan, membawa kedamaian, kemakmuran, kebahagiaan, serta mempererat persaudaraan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Mari bersama-sama menjaga harmoni, menebarkan kebaikan, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Om Santih, Santih, Santih Om.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *