JEMBER – Jejakindonesia.news || Satlantas Polres Jember memperkuat pengawasan sekaligus edukasi kepada masyarakat untuk menekan praktik percaloan dan pungutan liar (pungli) dalam layanan administrasi kendaraan bermotor.
Upaya tersebut dilakukan melalui program Polantas Menyapa yang digelar di Kantor Samsat Bersama Jember Timur, Kecamatan Patrang, Selasa (4/8/26).
Dalam kegiatan itu, personel Satlantas tidak hanya melayani masyarakat yang mengurus administrasi kendaraan, tetapi juga aktif memberikan penjelasan mengenai prosedur registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident Ranmor), persyaratan pengurusan STNK, hingga rincian biaya resmi sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memahami alur pelayanan secara benar sehingga tidak mudah tergiur menggunakan jasa calo. Selain itu, keterbukaan informasi juga diharapkan mampu mencegah munculnya praktik pungli di lingkungan pelayanan publik.
Kasat Lantas Polres Jember AKP Ade Andini mengatakan, program Polantas Menyapa merupakan bagian dari komitmen Polri untuk membangun pelayanan yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.
“Program ini merupakan bentuk komitmen kami menghadirkan pelayanan yang terbuka, profesional, dan bebas dari praktik percaloan maupun pungutan liar. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan terbaik sesuai haknya,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh personel Satlantas terus diingatkan agar mengedepankan sikap profesional, humanis, dan responsif dalam melayani masyarakat.
Petugas juga siap memberikan pendampingan apabila masyarakat mengalami kendala selama proses administrasi kendaraan.
Ade menegaskan, seluruh layanan di Satpas maupun Samsat dijalankan dengan prinsip zero pungli. Karena itu, masyarakat diimbau tidak memberikan imbalan di luar biaya resmi yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia berharap, komunikasi langsung antara petugas dan masyarakat melalui program Polantas Menyapa dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian sekaligus menciptakan sistem pelayanan administrasi kendaraan yang bersih, modern, dan berintegritas.
Program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi semangat Polri Presisi untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, serta semakin dekat dengan masyarakat.
(Dodik)













