BANYUWANGI, 23 Agustus 2026 –jejakindonesia.news|| Semangat kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 tidak hanya terasa di alun-alun atau lapangan upacara resmi, tetapi juga bergema hangat di lingkungan permukiman. Perumahan Alam Pesona, Banyuwangi, sukses menggelar Pentas Seni HUT RI ke-81 yang dihadiri ratusan warga dari berbagai generasi. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai nasionalisme dan gotong royong tetap hidup subur di tengah masyarakat modern.
Acara yang digelar pada 23 Agustus 2026 malam ini menampilkan ragam kesenian tradisional maupun modern yang dibawakan langsung oleh warga, mulai dari anak-anak hingga ibu-ibu PKK. Panggung sederhana di area terbuka perumahan disulap menjadi arena kreativitas yang memukau, dengan dekorasi bendera merah putih dan umbul-umbul yang menambah nuansa kemerdekaan.
Pentas seni kali ini mengusung tema “Guyub Rukun dalam Keberagaman”, mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika di level mikro. Beberapa penampilan yang berhasil menyedot perhatian penonton antara lain:
Tari Semut,kewer-kewer dan Gandrung: Dibawakan oleh anak-anak dengan penuh antusias
Paduan Suara ibuk-ibuk: Menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan umbul-umbul blambangan dengan aransemen segar yang menyentuh hati.
Drama sejarah kerajaan blambangan:yg di peragakan oleh para remaja perumahan alam pesona yg menceritakan sejarah kerajaan blambangan penuh dengan semangat.
Band Akustik Warga: Grup musik internal perumahan yang membawakan lagu-lagu nasional dan pop Indonesia dengan sentuhan lokal.
Ketua Panitia HUT RI Perumahan Alam Pesona,Pak Danu mengungkapkan kebanggaannya atas partisipasi warga yang luar biasa.
“Ini bukan sekadar acara hiburan. Pentas seni ini adalah wadah bagi warga untuk berinteraksi, mengenal tetangga baru, dan menanamkan cinta tanah air sejak dini kepada anak-anak kami. Melihat mereka tampil dengan percaya diri dan saling mendukung, rasanya lelah persiapan terbayar lunas,” ujarnya.
Kegiatan ini juga diperkuat dengan adanya bazar kuliner khas daerah dan lomba kreativitas antarwarga yang diadakan siang harinya. Sinergi antara pengurus RT/RW, karang taruna, dan pihak pengembang perumahan membuat acara berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Salah satu warga senior, Suyono, mengaku haru melihat antusiasme generasi muda.
“Dulu kita kenal tetangga karena sering bertemu di pos ronda atau kerja bakti. Sekarang lewat pentas seni ini, anak-anak muda jadi punya alasan untuk berkumpul dan berkarya bersama. Ini modal sosial yang mahal harganya untuk menjaga kerukunan lingkungan,” katanya.
Keberhasilan Pentas Seni HUT RI ke-81 di Perumahan Alam Pesona menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan di era sekarang bisa dikemas secara kreatif namun tetap sakral. Acara ini tidak hanya merayakan masa lalu, tetapi juga membangun fondasi kebersamaan untuk masa depan hunian yang lebih harmonis.
Dengan semangat “Guyub Rukun”, warga Alam Pesona membuktikan bahwa nasionalisme bukan hanya soal upacara bendera, tapi juga tentang bagaimana kita merawat hubungan antarmanusia di sekitar kita setiap hari.
Subaeri| Gus ari













