Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Tingkatkan Profesionalisme Wartawan, KWI Gelar Seminar dan Pelatihan Jurnalistik di Surabaya

SURABAYA, Jejakindonesia.news || 27 September 2026 — Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) terus mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme insan pers di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui Seminar dan Pelatihan Jurnalistik bertema “Meningkatkan Profesionalisme dan Kualitas Karya Jurnalistik” yang digelar di Hotel Sahid, Surabaya, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan wartawan dari berbagai media di Jawa Timur. Seminar menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan kapasitas wartawan dalam menghadapi tantangan industri media yang semakin dinamis.

Sejumlah materi strategis dibahas dalam kegiatan tersebut, mulai dari perkembangan teknologi digital, literasi media, kualitas produksi berita, etika jurnalistik, hingga aspek hukum yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas kewartawanan.

Sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang turut memberikan pembekalan kepada peserta. Di antaranya Fatchur Rohman, selaku Web Developer Literasi Digital; M. Khoirul Rijal, S.Sos., M.Sosio, Produser Program Info Jatim Kominfo Jatim; Dr. Zaibi Susanto, S.H., M.H., yang memberikan materi mengenai hukum jurnalistik; serta Arju Herman, praktisi jurnalistik.

Kehadiran para narasumber tersebut memberikan perspektif yang beragam, mulai dari aspek teknologi dan transformasi digital hingga persoalan hukum serta praktik jurnalistik di lapangan.

Ketua Umum KWI Umar Hayat, A.Md., S.Pd., CFLE, C.LA-D., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan organisasi menjadi bagian dari komitmen KWI dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia wartawan sekaligus memperkuat organisasi kewartawanan di berbagai daerah.

Sementara itu, Ketua DPD KWI Jawa Timur Zainal Abidin juga hadir memberikan dukungan terhadap pelaksanaan seminar dan pelatihan tersebut.

Dalam konteks perkembangan media digital, wartawan dituntut tidak hanya mampu menyampaikan informasi secara cepat, tetapi juga memastikan setiap informasi yang dipublikasikan memiliki dasar yang jelas, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kecepatan publikasi, menurut materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, perlu berjalan beriringan dengan proses verifikasi, keberimbangan, kepatuhan terhadap etika jurnalistik, serta pemahaman terhadap ketentuan hukum yang berlaku.

Transformasi digital juga membuat tantangan profesi wartawan semakin kompleks. Kehadiran media sosial, platform digital, serta penyebaran informasi secara real time menuntut jurnalis memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar tidak terjebak pada informasi yang belum terverifikasi.

Karena itu, peningkatan kapasitas secara berkelanjutan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas karya jurnalistik dan kepercayaan masyarakat terhadap media.

Rangkaian kegiatan seminar dan pelatihan tersebut juga diwarnai dengan pelantikan Ketua DPC KWI Sampang dan Ketua DPC KWI Pamekasan.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi KWI di tingkat daerah sekaligus memperluas koordinasi organisasi di wilayah Jawa Timur.

Dengan terbentuknya kepengurusan di daerah, KWI diharapkan semakin mampu membangun komunikasi antarwartawan, memperkuat kapasitas anggota, serta mendorong penerapan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Seminar dan pelatihan jurnalistik KWI di Surabaya tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi forum peningkatan pengetahuan, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi organisasi dan penguatan komitmen terhadap kualitas profesi wartawan.

Profesionalisme, akurasi, verifikasi, etika, pemahaman hukum, serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi digital menjadi fondasi penting bagi wartawan dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!