Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Banjir Satu Dekade, Warga Perumahan Muktisari Tempuh Jalur Resmi ke Satgas ITR Jember

JEMBERJejakindonesia.news // Persoalan banjir yang terus menghantui Perumahan Muktisari Tahap III selama kurang lebih sepuluh tahun akhirnya dibawa ke ranah resmi.

Perwakilan warga Lingkungan Keranjingan, Kecamatan Sumbersari, melaporkan pengembang perumahan ke Satuan Tugas Infrastruktur dan Tata Ruang (Satgas ITR) Kabupaten Jember.

Langkah tersebut diambil setelah upaya komunikasi dengan pihak developer dinilai tidak membuahkan hasil. Warga mengaku kondisi banjir telah terjadi sejak 2014, dengan kejadian terparah pada 2015 dan kembali terulang pada Desember 2024.

Tedy, salah satu perwakilan warga, menyampaikan bahwa masyarakat membutuhkan kepastian solusi agar tidak terus dihantui kekhawatiran setiap musim hujan tiba.

“Kami berharap ada solusi teknis yang jelas. Selama ini warga selalu was-was ketika hujan deras turun,” ujarnya usai audiensi di Aula Prajamukti, Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Rabu (25/2/2026).

Menanggapi aduan tersebut, anggota Satgas ITR Jember, Widodo Julianto, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan lapangan.

Dari hasil sementara, ditemukan dugaan pelanggaran garis sempadan sungai yang berpotensi menghambat sistem drainase dan memperparah genangan air di kawasan itu.

Sebagai tindak lanjut, Satgas ITR menyiapkan sejumlah langkah.

Di antaranya melakukan monitoring lanjutan terhadap struktur bangunan yang diduga melanggar ketentuan tata ruang, serta berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menelaah aspek legalitas dan sertifikasi lahan.

Selain itu, Satgas juga berencana mempertemukan warga, pengembang, dan instansi terkait guna merumuskan solusi permanen atas persoalan tersebut.

Widodo menegaskan, penanganan kasus ini akan dilakukan secara serius dan terukur, merujuk pada pengalaman penyelesaian konflik tata ruang yang sebelumnya juga pernah difasilitasi pemerintah daerah di wilayah Tegal Besar.

Dodik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *