Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Bupati Jember Koordinasi Senyap Tangani Banjir, Tim PU dan BPBD Jatim Tinjau Infrastruktur Rusak

JEMBERJejakindonesia.news // Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah.

Bupati Jember Muhammad Fawait memilih pendekatan kerja lapangan dan koordinasi lintas pemerintahan tanpa banyak eksposur publik guna mempercepat pemulihan.

Sebagai hasil koordinasi tersebut, tim teknis dari Dinas PU Bina Marga Jawa Timur dan BPBD Jawa Timur dijadwalkan turun langsung ke Jember pada Minggu (15/2/2026) pagi untuk melakukan pengecekan kerusakan infrastruktur pascabanjir.

Peninjauan difokuskan pada sejumlah jembatan yang terdampak banjir, serta ruas jalan provinsi yang melintasi wilayah Gumukmas, Kencong, hingga kawasan Jombang.

Sejumlah titik tersebut dilaporkan mengalami kerusakan dan dikeluhkan masyarakat.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi langsung antara Bupati Jember dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang dilakukan pada akhir pekan lalu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Regar Jeane, mengatakan bupati memilih fokus pada efektivitas penanganan di lapangan dibandingkan membangun narasi publik yang berlebihan.

“Prioritas utama adalah memastikan seluruh unsur bergerak cepat, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, hingga relawan.

Pemerintah daerah juga tengah menyusun langkah strategis, termasuk penetapan status tanggap darurat agar penanganan lebih terkoordinasi,” ujar Regar.

Selain penanganan teknis, Pemkab Jember juga melakukan komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mempercepat dukungan penanganan infrastruktur.

“Melalui koordinasi tersebut, gubernur merespons dengan menurunkan tim untuk mengecek jembatan dan jalan provinsi yang rusak akibat banjir,” kata Regar.

Di tengah situasi bencana, pemerintah daerah disebut berupaya menjaga stabilitas psikologis masyarakat dengan tidak menjadikan bencana sebagai komoditas pemberitaan.

“Fokusnya adalah penyelesaian masalah di lapangan dan memastikan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah,” pungkasnya.

Dodik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *