Benoa – Jejakindonesia.news // Dua pria ditemukan tewas mengenaskan,dengan kondisi luka parah akibat penganiayaan dan tubuh hangus karena dibakar.
Korban ditemukan diareal rawa-rawa didepan restoran B sirip tuna biru dikawasan jalan raya pelabuhan benoa- malam 10/3 2026 .
Menurut informasi pria dibakar hidup-hidup setelah mengalami penganiayaan cukup serius terjadi sekitar pukul 03.30 WITA,hingga saat ini dari tim polres Denpasar masih melakukan pemburuan terhadap pelaku pembunuhan, dan diperkirakan lebih dari lima orang.
Kasi Humas polres Denpasar iptu iGede Adi Saputra jaya,sh,M.H, mengatakan penganiayaan yang mengakibatkan dua orang meninggal tepat dilokasi kejadian.
Saat ini tim sat Reskrim polres Denpasar, bersama unit Reskrim Polsek kawasan pelabuhan Benoa tengah berkordinasi, melakukan penyelidikan terkait kasus ini .
Saat dikonfirmasi Budi Sulis tiyono (25) menjelaskan saat dirinya bersama kedua korban,yakni HK (28) asal Semarang dan satu pria bernama Egi.
Lanjut sebelum korban mekomsumsi minumaman keras dikawasan Benoa sejak 02.30 WITA.
Korban Egi kemudian mengajak membeli, minuman tambahan mengunakan jasa ojek dering (Maxim) namun lantaran,tidak menemukan warung yang tidak buka disekitar lampu merah ,(TL) Pesanggaran mereka memutuskan turun dan berjalan kaki menuju arah Benoa.
Saat ketiganya sedang duduk beristirahat didepan Restoran b.sirip tuna biru,tiba-tiba tiba didatangi oleh sekelompok orang diperkirakan 6 atau tujuh orang penganiayaan yang mengendarai sepeda motor.
Tanpa basa- basi ,sekelompok orang tersebut langsung membabi – buta melakukan penyerangan terhadap korban.
Budi berhasil menyelamatkan diri para pelaku, dengan lari bersembunyi ke belakang Restoran, namun naas kedua rekanya tidak bisa berhasil selamat dari para amukan para pelaku dan keduanya tewas ( Gusti).













