
TABANAN, BALI — Jejakindonesia.news // Pendidikan Pertama Bintara Infanteri (Dikmabaif) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai melalui upacara militer di Lapangan Wira Yudha Bhakti, Mako Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan, Sabtu (28/2/2026).
Upacara pembukaan dipimpin Danrindam IX/Udayana, Brigjen TNI Anwar, selaku Inspektur Upacara (Irup), yang membacakan amanat Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto. Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa Dikmabaif merupakan fase awal dan sangat menentukan dalam membentuk Bintara Infanteri TNI AD yang profesional, disiplin, berkarakter, serta memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi kepada bangsa dan negara.
Pangdam menekankan kepada seluruh prajurit siswa agar mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi disiplin, serta penuh rasa tanggung jawab. Selama pendidikan, prajurit siswa akan ditempa secara fisik, mental, dan intelektual sebagai bekal untuk menjadi tulang punggung satuan di masa depan.
Lebih lanjut, Pangdam mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam setiap sikap dan tindakan. Disiplin, loyalitas, serta kepedulian terhadap faktor kesehatan dan keselamatan harus menjadi perhatian utama sejak hari pertama pendidikan.
Kepada para pendidik dan penyelenggara, Pangdam menegaskan agar proses pendidikan dilaksanakan secara tegas, terukur, dan humanis, dengan tetap mengedepankan faktor keamanan personel maupun materiel. Melalui kawah candradimuka Rindam IX/Udayana, diharapkan lahir Bintara Infanteri TNI AD yang adaptif, modern, dan siap mengemban setiap tugas negara. (Penrindam9)

