Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Fasilitas Kesehatan di Jember Disiagakan Selama Lebaran, Antisipasi Dampak Perubahan Pola Makan

JEMBERJejakindonesia.news // Pemerintah Kabupaten Jember memastikan seluruh fasilitas layanan kesehatan tetap beroperasi optimal selama masa libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi meningkatnya gangguan kesehatan masyarakat akibat perubahan pola makan pasca-Ramadan.

Bupati Jember, Gus Fawait, mengatakan bahwa peralihan dari pola makan selama puasa ke kebiasaan konsumsi makanan khas Lebaran berisiko memicu sejumlah masalah kesehatan.

Hidangan tinggi santan, lemak, dan gula yang umum disajikan saat silaturahmi dinilai dapat meningkatkan beban layanan kesehatan.

“Setelah sebulan berpuasa, tubuh membutuhkan penyesuaian. Sementara tradisi Lebaran identik dengan konsumsi makanan berat saat bersilaturahmi, ini yang perlu kita antisipasi bersama,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Untuk itu, pemerintah daerah telah menginstruksikan seluruh puskesmas dan rumah sakit, khususnya milik pemerintah, agar tetap siaga dengan dukungan tenaga medis dan armada ambulans yang memadai.

Kesiapan ini juga akan dipastikan melalui peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas kesehatan.

Selain sektor kesehatan, Pemkab Jember turut memperkuat koordinasi lintas sektor dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Sinergi ini difokuskan pada pengamanan serta kelancaran arus lalu lintas, terutama di kawasan wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.

Pemerintah berharap dengan kesiapan tersebut, masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman dan nyaman, tanpa terganggu oleh kendala layanan kesehatan maupun mobilitas.

“Seluruh langkah ini kami lakukan agar masyarakat bisa menikmati Lebaran dengan tenang,” kata Gus Fawait.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *