
KARANGASEM – Jejakindonesia.news // Turnamen E-Sport Mobile Legend Kapolres Karangasem Cup 2026 yang resmi dibuka pada Sabtu (28/3) di Mapolres Karangasem, tampil berbeda dan menyentuh sisi pemberdayaan ekonomi. Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., tidak hanya menghadirkan kompetisi bagi generasi muda, tetapi juga memberikan ruang khusus bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk menjajakan produk mereka selama dua hari kegiatan berlangsung.
Kehadiran para pelaku UMKM ini menjadi warna tersendiri dalam acara yang diikuti oleh 40 grup peserta tingkat SMP dan SMA se-Karangasem tersebut. Hal ini sejalan dengan komitmen Kapolres untuk menjadikan Polres Karangasem tidak hanya sebagai pusat keamanan, tetapi juga rumah yang ramah dan mendukung kemajuan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.
Usai membuka secara resmi turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp10.000.000 tersebut, AKBP I Made Santika, didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Karangasem, menyempatkan diri untuk beristirahat sejenak dari agenda formal dan berkeliling mengunjungi stan-stan UMKM yang berjejer di area kegiatan.
Momen hangat terlihat saat Kapolres menyapa satu per satu pelaku usaha. Beliau berdialog langsung, menanyakan produk yang dijual, hingga memberikan motivasi agar para pelaku UMKM tetap semangat dalam berinovasi dan mengembangkan usahanya. Kapolres juga tampak sesekali mencicipi kuliner yang ditawarkan, yang disambut antusias oleh para pedagang.
“Kegiatan ini adalah bentuk sinergi. Kita tidak hanya ingin mendekatkan diri dengan Gen Z melalui e-sport, tetapi juga ingin memberikan kontribusi nyata bagi pemulihan dan penguatan ekonomi lokal Karangasem. Dengan menghadirkan UMKM, adik-adik peserta turnamen juga bisa berbelanja produk lokal sambil menikmati acara,” ujar AKBP I Made Santika.
Dukungan UMKM untuk Kesuksesan Acara
Para pelaku UMKM pun menyambut positif inisiatif Kapolres. Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung turnamen selama dua hari (28-29 Maret 2026) menjadi pasar yang potensial bagi produk mereka. Ini membuktikan bahwa acara kepolisian yang dikemas dengan inovatif dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat sekitar.
Hadirnya UMKM ini melengkapi tujuan utama turnamen, yaitu merangkul Gen Z untuk kegiatan positif, mengedukasi tentang keselamatan lalu lintas (mengingat tingginya data laka lantas dari kalangan muda), serta mensosialisasikan Layanan Call Centre Polri 110.

