
Banyuwangi – Jejakindonesia.news // Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mencegah maraknya praktik penipuan yang mengatasnamakan profesi wartawan, pimpinan redaksi media Detikposnews.com menyampaikan himbauan penting kepada seluruh masyarakat di Nusantara.
Belakangan ini, muncul laporan adanya oknum tidak bertanggung jawab yang mengaku sebagai wartawan dari Detikposnews.com dengan tujuan tertentu yang merugikan masyarakat. Oknum tersebut diduga menjalankan modus penipuan dengan cara melakukan konfirmasi, intimidasi, atau meminta sejumlah uang tanpa dasar yang jelas.
Sehubungan dengan hal tersebut, masyarakat diminta untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku sebagai wartawan, khususnya dari Detikposnews.com, apabila yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan identitas resmi.
Perlu ditegaskan bahwa seluruh anggota wartawan Detikposnews.com telah dibekali dengan kelengkapan administrasi yang sah dan resmi, yaitu berupa Kartu Tanda Anggota (KTA), Id Card/Kartu Pers, serta Surat Tugas yang dilengkapi dengan barcode dan tercantum secara jelas dalam Box Redaksi.
Apabila terdapat seseorang yang mengaku sebagai wartawan Detikposnews.com namun tidak dapat menunjukkan identitas tersebut, maka dapat dipastikan bahwa hal itu merupakan modus penipuan.
Masyarakat diimbau untuk:
– Menolak segala bentuk permintaan atau konfirmasi yang mencurigakan
– Meminta identitas resmi dan melakukan verifikasi
– Segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan indikasi penipuan.
Langkah ini diambil demi melindungi masyarakat serta menjaga nama baik profesi jurnalis yang bekerja secara profesional dan berintegritas.
TTD
Marta Yofi Winatha
(Pimpinan Redaksi)







