
Jejakindonesia.news // Di musim hujan dan cuaca yang ahir-ahir ini, sangat ekstrim membuat nelayan harus hati- hati dalam pelayaran.
Nelayan kapal ikan yang selama ini menempuh ribuan mil , dari jangkauan daratan senin 16/2/2026 jarak tempuh cukup luas.
Tidak cukup sampai disitu saja, ada keluarga yang sangat dirindukan yang selama iberbulan- bulan untuk bisa kembali, ke daratan hal yang dinanti- nantikan oleh keluarga tercinta.
Dibalik penantian keluarga yang sangat rindu, ada yang berbeda didalam perjalanan seorang pelaut, menuju daratan dan bisa kumpul dengan selamat bersama keluarga”.
Saat dikonfirmasi salah satu pengurus perusahaan, menjelaskan salah satu ABK kapal meninggal akibat diduga sakit di tengah laut.
Permasalanya kadang pelaut juga tidak tau dengan, cuaca kadang dilaut lepas bisa berubah – ubah karna tidak bisa diperikdisi”, sewaktu waktu.
Lanjut dari pihak keluarga sementara tidak bisa, dimintai keterangan karna masih dalam berduka yang mendalam.
Disitu juga dari Dit pol airut datang untuk epakuasi Jenajah ABK kapal. Dan untuk sementara masih menunggu dari pihak keluarga apakah ini mau di bawa ke kampung halamannya.
Sementara jenazah sudah berada di mobil Ambulan untuk menunggu dari pihak keluarga yg lain ( gusti)

