Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Jelang Lebaran, Pemkab Jember Percepat Perbaikan Jalan di Sejumlah Titik

JEMBERJejakindonesia.news // Pemerintah Kabupaten Jember mempercepat perbaikan jalan di sejumlah wilayah menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Langkah ini dilakukan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

Perbaikan dilakukan melalui pengerahan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang berada di bawah koordinasi Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri yang digelar melalui berbagai aksi penataan lingkungan dan infrastruktur di lapangan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, Jupriono, mengatakan bahwa program tersebut tidak hanya menitikberatkan pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pada perbaikan fasilitas publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Gerakan ini tidak hanya soal kebersihan, tetapi juga penataan dan perbaikan infrastruktur agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” kata Jupriono, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, pada tahap awal tim URC memprioritaskan penanganan sedikitnya sepuluh titik jalan rusak yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Jember.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran perbaikan antara lain kawasan Tawangmangu di Kecamatan Sumbersari, jalur Lembengan–Cumedak di Kecamatan Ledokombo, serta ruas Gayasan menuju Jatirejo di Kecamatan Jenggawah.

Perbaikan juga dilakukan pada jalur Ambulu hingga Mangli di wilayah selatan Jember serta ruas Sukoreno di Kecamatan Kalisat.

Selain itu, tim turut menangani kerusakan jalan di akses Kemuningsari Lor menuju Tamansari di Kecamatan Bangsalsari dan Jalan Basuki Rahmat di Kecamatan Jombang.

Sementara itu, perbaikan lainnya dilakukan di ruas Kertosari menuju Antirogo di Kecamatan Pakusari, jalur Kasiyan hingga Grenden di Kecamatan Puger, serta jalan penghubung Karangbayat menuju Mangungan di Kecamatan Sumberbaru.

Jupriono menegaskan bahwa upaya percepatan perbaikan ini dilakukan untuk menekan potensi kecelakaan akibat jalan berlubang sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas perjalanan saat musim mudik.

Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan perbaikan jalan tersebut dapat berlangsung hingga 19 Maret 2026 agar tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan selama periode Lebaran.

Pemkab juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati ketika melintasi titik jalan yang masih dalam proses pengerjaan.

Koordinasi antarinstansi akan terus dilakukan untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan di wilayah lainnya.

Dodik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *