Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250
Polri  

*Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Satgas Saber Pangan Polda Bali Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman*

BaliJejakindonesia.news // Menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Bali turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak), Rabu (4/3/2026).

Sidak dilakukan di Pasar Kreneng, Jalan Kamboja serta Supermarket Tiara Dewata, Jalan Tukad Yeh Aye, Denpasar. Kehadiran tim tidak sekadar memantau angka di papan harga, tetapi juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan tetap tersedia.

Beragam komoditas utama menjadi perhatian, mulai dari beras, telur, minyak goreng, kedelai, gula, jagung, cabai, bawang hingga daging. Satu per satu toko disambangi, stok diperiksa, dan harga dicatat guna memastikan tidak ada lonjakan signifikan yang meresahkan masyarakat.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga bahan pokok penting (Bapokting) terpantau stabil. Stok kebutuhan masyarakat pun dalam kondisi aman menjelang hari besar keagamaan yang identik dengan meningkatnya aktivitas konsumsi.

Kabid Humas Polda Bali, Ariasandy, menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Sampai saat ini harga bahan pangan masih stabil dan stok aman. Pengawasan akan terus kami lakukan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif. Polda Bali bersama instansi terkait yang tergabung dalam Satgas Saber Pangan akan terus melakukan pemantauan harga bahan pangan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga,” ujarnya.

Kehadiran Satgas Saber Pangan pun mendapat respons positif dari pedagang maupun masyarakat. Mereka menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih karena merasa lebih tenang dengan adanya pengawasan langsung dari pemerintah dan aparat kepolisian.

Satgas Saber Pangan Provinsi Bali sendiri merupakan sinergi lintas instansi yang terdiri dari Ditreskrimsus Polda Bali, Bapanas, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Bulog.

Melalui langkah preventif dan kolaboratif ini, pemerintah berharap stabilitas harga dan ketersediaan pangan tetap terjaga, sehingga masyarakat Bali dapat menyambut dan merayakan hari besar keagamaan dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *