Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

​Jro Gede Widhi Terpilih Kembali secara Aklamasi Pimpin PBMM Badung Periode 2026–2031

MANGUPURA – Jejakindonesia.news // (12/4/2026) – Melalui mekanisme musyawarah yang khidmat, Jro Gede Komang Widiarta, ST., yang kini menyandang gelar Jro Gede Widhi, secara resmi terpilih kembali secara aklamasi untuk masa jabatan kedua sebagai Ketua Pratisentana Bandesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Badung. Keputusan ini ditetapkan dalam Lokasabha VI PBMM Badung yang diselenggarakan di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Minggu (12/4).
​Acara yang berlangsung megah dan berwibawa ini menghadirkan vibrasi sakral layaknya sebuah Mahasabha. Hal ini ditandai dengan kehadiran para tokoh penting, mulai dari Ida Sulinggih, Gubernur Bali I Wayan Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, hingga jajaran Anggota DPRD Provinsi Bali dan DPRD Badung yang berasal dari trah Bandesa Manik Mas. Turut hadir pula Ida Cokorda Mengwi XIII, tokoh-tokoh adat, serta perwakilan paiketan pasemetonan trah lainnya yang mempererat tali persaudaraan antar-kawitan. Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Ketua PBMM Provinsi Bali, Wayan Sunarya, ditandai dengan pemukulan gong.
​Laporan Ketua Panitia: Efisiensi dan Harmonisasi
​Segera setelah prosesi pembukaan, Ketua Panitia Lokasabha VI, I Made Sada, A.Md.,Par.,S.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Badung, menyampaikan laporan kegiatannya. Beliau menjelaskan bahwa Lokasabha ini merupakan agenda rutin untuk mempertanggungjawabkan kinerja periode 2021–2026 sekaligus memilih kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2031.
​”Kami melaksanakan kegiatan ini dengan prinsip efisiensi anggaran sesuai arahan pemerintah. Dengan total dana Rp84 juta yang bersumber dari kemandirian punia semeton, fokus utama kami adalah menjaga harmoni dengan nilai Saling Asah, Asih, dan Asuh. Hal ini penting agar pasemetonan tetap solid mendukung visi pemerintah daerah melalui program Sapta Kriya Adicipta,” lapor I Made Sada.
​Amanat Bupati Badung: Sinergi dan Lingkungan
​Dalam sambutannya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi atas kemandirian PBMM Badung serta kehadiran para tokoh Puri dan Sulinggih. Beliau menekankan pentingnya peran strategis warih PBMM dalam menyukseskan program pengelolaan sampah berbasis sumber.
​Bupati secara khusus meminta seluruh warga PBMM Badung untuk memberikan dukungan penuh kepada setiap kebijakan pembangunan di Kabupaten Badung. “Kami mengajak seluruh keluarga besar PBMM untuk menjadi motor penggerak dalam memilah sampah dari rumah tangga. Sinergi ini krusial untuk menjaga martabat Badung sebagai destinasi pariwisata dunia yang berkelanjutan,” ujar Bupati.
​Penitipan Warga dan Arahan Gubernur Bali
​Merespons harapan tersebut, tokoh penglingsir (sesepuh) warih PBMM secara simbolis menitipkan warga pasemetonan PBMM Kabupaten Badung kepada Bupati Badung agar senantiasa dibimbing dan diayomi. Sebagai timbal balik, warga berkomitmen penuh menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal program-program daerah.
​Menutup rangkaian sambutan, Gubernur Bali I Wayan Koster, yang hadir sebagai tokoh penglingsir semeton PBMM, mempertegas bahwa kekuatan sosial-budaya PBMM harus menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat.
​“Gerakan memilah sampah harus menjadi budaya baru yang melekat pada setiap warih kita. Dengan dukungan pasemetonan, kita buktikan bahwa Bali mampu menjaga alamnya secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” tegas Wayan Koster.
​Dengan terpilihnya kembali Jro Gede Widhi, PBMM Kabupaten Badung berkomitmen untuk memperkuat konsolidasi internal, menjaga hubungan harmonis dengan pihak Puri (Puri Ageng Mengwi), serta bersinergi aktif dengan kebijakan Guru Wisesa demi kesejahteraan krama dan kelestarian lingkungan Bali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *