
BANYUWANGI — Jejakindonesia.news // Kepengurusan baru Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Probolinggo periode 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam seremoni yang berlangsung di EL Hotel Blambangan Banyuwangi, Minggu (15/2/2026). Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Pengurus Wilayah PDGI Jawa Timur dan dihadiri perwakilan cabang dari sejumlah daerah di Jawa Timur.
Selain Probolinggo, pengurus PDGI dari Banyuwangi, Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Lumajang juga turut dilantik dalam agenda yang sama. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan komitmen pelayanan kesehatan gigi dan mulut di wilayah tapal kuda.
Ketua PDGI Cabang Probolinggo, drg. Reni Meutia, menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru akan bergerak cepat menyusun langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kapasitas anggota.
“Kami ingin memastikan organisasi ini berjalan aktif, responsif, dan memberi manfaat nyata. Fokus kami tidak hanya pada penguatan internal, tetapi juga memperluas peran dalam edukasi dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan kompetensi dokter gigi melalui pelatihan berkelanjutan akan menjadi prioritas utama. Di sisi lain, program penyuluhan dan kampanye kesehatan gigi secara preventif akan terus digencarkan, terutama untuk kelompok usia anak dan remaja.
Menurut Reni, tantangan pelayanan kesehatan ke depan menuntut organisasi profesi untuk adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, integritas dan standar profesional tetap menjadi landasan utama dalam setiap praktik pelayanan.
“Kolaborasi dengan pemerintah daerah, fasilitas layanan kesehatan, serta organisasi profesi lain menjadi bagian penting dari strategi kami. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut,” tegasnya.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, PDGI Cabang Probolinggo diharapkan semakin solid, inovatif, dan berkontribusi aktif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayahnya.

