Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Kunjungi PT Nankai di Silo, Bupati Jember Dorong Efisiensi Energi dan Penguatan Investasi

JEMBERJejakindonesia.news // Bupati Jember Muhammad Fawait melakukan kunjungan kerja ke PT Nankai Indonesia di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, dalam rangka meninjau langsung aktivitas investasi sekaligus mendorong efisiensi energi di lingkungan pemerintahan daerah.

Kunjungan yang berlangsung di bulan Ramadan itu diwarnai dengan langkah berbeda dari biasanya.

Bupati bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) berangkat menuju lokasi menggunakan satu kendaraan minibus jenis Hiace. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghematan penggunaan bahan bakar sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai efisiensi anggaran dan energi.

Fawait mengatakan, penggunaan satu kendaraan untuk rombongan pejabat merupakan langkah sederhana namun memiliki makna penting dalam upaya menekan konsumsi BBM di tengah dinamika harga energi dunia.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengambil langkah antisipatif mengingat situasi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, dapat memengaruhi fluktuasi harga minyak.

Dalam kesempatan tersebut, Fawait juga mengapresiasi komitmen investasi PT Nankai Indonesia yang telah menanamkan modal sekitar 10 juta dolar AS atau lebih dari Rp150 miliar di Kabupaten Jember. Investasi tersebut dinilai memberikan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di daerah.

Saat ini, perusahaan tersebut mempekerjakan sekitar 250 orang pekerja, dengan mayoritas berasal dari masyarakat lokal Jember, khususnya warga di sekitar Kecamatan Silo.

Menurut Fawait, investasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta menekan angka kemiskinan.

Selain belanja pemerintah, keberadaan investasi dinilai mampu membuka peluang kerja dan menggerakkan sektor ekonomi di tingkat lokal.

Pemerintah Kabupaten Jember, lanjutnya, juga tengah mempercepat penyelesaian Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) guna menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif di daerah tersebut.

Selain itu, Fawait juga membuka kemungkinan penerapan kembali skema kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) secara selektif di lingkungan pemerintahan. Ia menilai, dengan dukungan teknologi yang semakin berkembang, sistem kerja tersebut dapat membantu menekan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kunjungan tersebut, pemerintah daerah berharap investasi yang berkembang di Jember tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat di sekitar kawasan industri.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *