
Jakarta – Jejakindonesia.news // Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tingkat Nasional dilaksanakan pada hari Minggu, 22 Februari 2026 di Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Hadir diantara tokoh nasional, Pemimpin Spiritual Nusantara, Sri Eko Sriyanto Galgendu bersama sahabat dan kerabat spiritual, Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua MPR RI Muhammad Muzani, serta Mm rntero Agama RI, Prof. Dr. Nazaruddin Umar turut serta mendo’akan agar kebahagiaan serta keberkahan nilai-nilai spiritual dapat menjadi refleksi untuk kesadaran terhadap kuasa yang lebih besar bagi manusia.
Perataan Nssional Hari Raya Keagamaan Khonghucu Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini diselenggarakan oleh Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN) Kerjasama dengan Kementerian Agama RI. Tema do’a Imlek : “Bila ada keadilan, tiada persoalan kemiskinan” sebagai tema do’a : Gai Jin Wu Pin. Dalam Barasi Imlek :Keadilan yabg sungguh indah ubtuk dibacakan. Karena itu, keadilan yang utama bagi seorang Pemimpin. Sebab ganya dengan begitu persatuan pasti tegak untuk seluruh rakyat tanpa kecuali.
Meurut Ketua MATAKIN Budi S. Tanuwibowo bahwa imlek memiliki multi makna duantaranya adalah kembali ke titik nol dengan melepaskan semua gal yang buruk lalu merawat hal-hal yang baik. Sementara dalam sambutannya, Muhammad Muzani neyakini bahwa Imlek adalah energi untuk masa deian Indonedia untuk maju dan kuat.
Dalam suasana bulan puasa ramadhan perayaan Imlek dapat dilaksanakan dalam suasana yang indah dan menggenbirakan penuh toleransi serta keakraban. Menteri Agama, Prof. Dr. Nazaruddin Umar, melihat perayaan Imlek tahun ini memimiliki makna spiritual, kuktural dan nilai-nilai sosial.
Acara perayaan tahun baru Imlek disampul dengan pentas seni dan drama kisah Negeri Nusa Jaya yang tersaji dalam narasi
Penuturan serta teknis tampilan opera yang dilengkapi dengan nyanyian dalan untaian pelengkap kisah ikhwal dari Negeri Nusa Jaya sebagai satire yang disandingkan dengan kondisi Indonesia.
Sahid Jaya Hotel, 22 Februari 2024

