
BEBANDEM, KARANGASEM – Jejakindonesia.news // Guna menyerap aspirasi dan memperkuat Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) langsung dari tingkat akar rumput, Kapolsek Bebandem, AKP I G.N.B. Suastawan, S.H., M.H., menggelar program inovatif bertajuk “NGOBAR POLMAS” (Ngopi Bareng Polisi Bersama Masyarakat).
Kegiatan tatap muka yang berlangsung santai namun penuh makna ini dilaksanakan di Dusun Tihingan Kangin, Desa Bebandem, pada Rabu (01/04/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek didampingi oleh Wakapolsek IPTU I Wayan Budiyasa serta jajaran Kanit Polsek Bebandem.
Sinergi Keamanan adalah Tanggung Jawab Bersama
Dalam arahannya, AKP I G.N.B. Suastawan menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah warga bertujuan untuk meruntuhkan sekat komunikasi. Ia berharap masyarakat tidak lagi merasa sungkan untuk melaporkan potensi kerawanan yang ditemukan di lingkungan sekitar.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab kita bersama melalui sistem pengamanan swakarsa. Kami mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap pencurian, bijak dalam bermedia sosial agar tidak terprovokasi hoaks, serta bersama-sama membimbing putra-putri kita agar menjauhi narkoba dan aksi balap liar,” tegas Kapolsek.
Inovasi Layanan melalui Aplikasi Cakrawasih
Selain pesan Kamtibmas, Unit Intelkam Polsek Bebandem yang dipimpin IPDA I Wayan Sudibia mensosialisasikan terobosan kreatif berupa Aplikasi Cakrawasih. Aplikasi ini memudahkan warga untuk melaporkan keberadaan warga asing yang menginap di wilayahnya secara digital, demi memastikan pendataan yang akurat dan situasi wilayah tetap kondusif.
Apresiasi dari Masyarakat
Kadus Tihingan Kangin, I Ketut Suarsa, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif ini. Ia menyatakan komitmen warga untuk mengaktifkan kembali koordinasi antarlingkungan guna mencegah aksi kriminalitas dan kenakalan remaja.
“Kami berharap program Ngobar Polmas ini terus berkelanjutan. Kehadiran Bapak Kapolsek dan anggota membuat warga merasa benar-benar terlindungi dan hubungan kami dengan polisi menjadi semakin dekat,” ujar Kadus.
Kegiatan yang diikuti oleh tokoh masyarakat dan warga setempat ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang berjalan hangat dan kondusif, mempertegas kemitraan Polri yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di daerah hukum Polsek Bebandem.

