Banyuwangi – Jejakindonesia.news || Bersih Pantai Grand Watu Dodol, Satpolairud Banyuwangi Dorong Kesadaran Lingkungan Pesisir
Upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir terus dilakukan Satpolairud Polresta Banyuwangi melalui kegiatan bersih pantai di kawasan wisata Pantai Grand Watu Dodol, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan yang melibatkan sekitar 200 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, mahasiswa, hingga masyarakat pesisir ini tidak hanya berfokus pada pembersihan sampah plastik, tetapi juga edukasi pentingnya menjaga ekosistem laut dan kawasan wisata.
Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi., A.Md., S.H. menyampaikan bahwa sampah plastik berpotensi merusak terumbu karang, mengganggu habitat biota laut, serta mengancam keberlanjutan sektor pariwisata.
“Pantai adalah aset bersama. Jika tidak dijaga, dampaknya bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan keselamatan, Satpolairud turut menyerahkan life jacket kepada Pokmaswas agar aktivitas pengawasan pesisir berjalan lebih aman.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga laut dan pantai secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, Polri berkomitmen menghadirkan kehadiran negara yang responsif, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan hidup.
Kegiatan bersih pantai ini merupakan wujud implementasi Polri Presisi yang menempatkan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus mitra strategis dalam menjaga keamanan serta kelestarian ekosistem perairan.
“Pantai ini bukan hanya ruang wisata, tetapi juga ruang hidup masyarakat pesisir. Menjaganya berarti menjaga masa depan anak-anak kita. Kami ingin masyarakat merasa bahwa Polri hadir, bekerja bersama, dan peduli terhadap lingkungan yang menjadi sumber kehidupan bersama,” pungkasnya. (Red)

