Banyuwangi – Jejakindonesia.news || Satpolairud Polresta Banyuwangi bersama Satpolairud Polres Jembrana mengevakuasi Satu jenazah dalam kondisi terfragmentasi ditemukan di perairan Selat Bali, Minggu (1/2/2026) pagi, di sekitar lokasi proses pengangkatan bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya, tepatnya di samping kapal jasa angkat KMP Pioner 88. Jenazah tersebut ditemukan sekitar pukul 06.15 WIB dan langsung dievakuasi oleh tim gabungan Satpolairud menuju RSUD Blambangan untuk keperluan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Penemuan jenazah bermula saat awak kapal KMP Pioner 88 yang tengah melakukan operasi pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya melihat adanya benda mencurigakan mengapung di perairan sekitar titik koordinat 08°09’33,11″ LS dan 114°29’52,03″ BT di Selat Bali.
Berdasarkan laporan yang diterima Petugas Satpolairud Polresta Banyuwangi, informasi pertama kali diterima sekitar pukul 06.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Aipda Suma bersama tiga personel langsung bergerak menuju lokasi melalui jalur laut menuju wilayah Gilimanuk dengan menggunakan Kapal Polisi X-1033,” ucap Aiptu I Gede melalui saluran WhatsApp.
Namun, karena kondisi dermaga di pesisir Gilimanuk tidak memungkinkan kapal polisi untuk sandar, proses evakuasi dilakukan dengan memindahkan jenazah dari perahu nelayan ke atas Kapal Polisi X-1033. Selanjutnya, jenazah dibawa menuju Dermaga Satpolairud Polresta Banyuwangi dan diserahkan kepada tim medis melalui ambulans Polri untuk dibawa ke RSUD Blambangan guna dilakukan pemeriksaan forensik.
Adapun kondisi Korban, berdasarkan hasil pengamatan awal di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi rusak dan tidak utuh, dengan ciri-ciri;
Menggunakan celana panjang warna hitam dan ikat pinggang hitam. Bagian kepala dan kedua tangan tidak ditemukan.
Kedua tungkai bawah juga tidak ada.
Kondisi fisik mengalami kerusakan berat akibat faktor lingkungan laut.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum diketahui dan masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak berwenang.
Beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian antara lain:
Wandy Zainul Maza (27), Mualim I KMP Pioner 88, Diki Putra (24), awak kapal, Anggota Satpolairud Polresta Banyuwangi Aipda Arif, anggota Satpolairud Polres Jembrana Bali bersama tim gabungan.
Pihak kepolisian memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian hingga proses evakuasi berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Aparat masih mendalami apakah temuan jenazah ini berkaitan langsung dengan kecelakaan laut sebelumnya atau merupakan kasus terpisah. (Red).

