Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250
Polri  

Satpolairud Polresta Banyuwangi Melaksanakan Patroli Dialogis dan Pembinaan Masyarakat (Binluh) Di Kawasan Pelabuhan Muncar

Banyuwangi – Jejakindonesia.news || Komitmen menjaga keamanan perairan terus diperkuat. Anggota Satpolairud Polresta Banyuwangi melaksanakan patroli dialogis dan pembinaan masyarakat (Binluh) di kawasan Pelabuhan Muncar, Jumat (10/4/2026), dengan satu pesan tegas: keselamatan nelayan tidak bisa ditawar.

Sejak pagi pukul 09.00 WIB, personel yang dipimpin Kanit Pos Unit Muncar, Aipda I Wayan Wedhana, turun langsung menyisir area pelabuhan. Fokus utama adalah pemantauan aktivitas nelayan yang baru kembali melaut, sekaligus memberikan edukasi langsung terkait keamanan dan keselamatan di laut.

Di tengah aktivitas bongkar muat dan hilir-mudik kapal bagan, petugas aktif berdialog dengan nelayan, mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca yang berubah-ubah serta risiko kecelakaan di laut.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Jangan pernah melaut tanpa perlengkapan yang memadai, terutama life jacket. Cuaca bisa berubah kapan saja,” tegas Aipda I Wayan Wedhana.

Selain itu, petugas juga mengingatkan agar setiap awak kapal selalu disiplin dalam penggunaan alat keselamatan saat bekerja maupun berlayar.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md., S.H., menegaskan bahwa kehadiran polisi di wilayah perairan bukan sekadar patroli, melainkan bentuk perlindungan nyata bagi masyarakat pesisir.

“Kami hadir untuk memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman. Keselamatan nelayan adalah tanggung jawab bersama, dan kami tidak akan lengah dalam mengawalnya,” tegasnya.

Himbauan Kuat: Keselamatan, Kewaspadaan, dan Kepedulian Lingkungan

Kasubnit Binmasair Aiptu I Gede Eka D, menyampaikan himbuan secara masif melalui grup WhatsApp nelayan dan Anak Buah Kapal (ABK), sebagai langkah preventif yang berkelanjutan.

Pesan yang ditekankan:

Utamakan keselamatan saat berlayar, gunakan life jacket dan perlengkapan standar.

Pantau kondisi cuaca sebelum dan saat melaut.

Waspada tindak kejahatan, segera laporkan aktivitas mencurigakan atau pencurian di wilayah perairan.

Jaga kebersihan lingkungan, melalui Program Jum’at ASRI untuk melestarikan ekosistem pesisir dan sungai.

Langkah ini menjadi bukti bahwa pendekatan preventif dan humanis terus dikedepankan dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah perairan.

Apresiasi Nelayan: Polisi Hadir, Kami Lebih Tenang

Kehadiran Satpolairud mendapat respons positif dari masyarakat pesisir. Salah satu nelayan Muncar, Sodikin, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan kehadiran aparat di lapangan.

“Kami merasa lebih aman dengan adanya patroli seperti ini. Polisi tidak hanya mengawasi, tapi juga memberi edukasi. Ini sangat membantu kami sebagai nelayan,” ungkapnya.

Situasi Terkendali, Aktivitas Berjalan Lancar

Dari hasil kegiatan, situasi di kawasan Pelabuhan Muncar terpantau aman dan kondusif. Cuaca cerah dengan angin sedang serta air laut mulai pasang, tidak menghambat aktivitas masyarakat yang berlangsung lancar.

Mari jaga Banyuwangi dan Jawa Timur bersama:

Utamakan keselamatan saat melaut.
Tingkatkan kewaspadaan terhadap cuaca dan kejahatan.
Jaga kebersihan laut demi generasi mendatang.

Karena laut yang aman adalah kunci kesejahteraan nelayan, dan keselamatan adalah tanggung jawab bersama. (GP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *