Banyuwangi – Jejakindonesia.news || Aktivitas nelayan di kawasan Pelabuhan Muncar tak luput dari pengawasan aparat. Minggu (22/2/2026), Satpolairud Polresta Banyuwangi menggelar patroli, sambang, dan himbauan keselamatan sebagai langkah preventif menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan.
Patroli dilakukan saat nelayan menaikkan boks ikan ke kapal sekoci. Petugas tidak hanya memantau aktivitas bongkar muat, tetapi juga menyampaikan pesan tegas terkait keselamatan pelayaran dan stabilitas kamtibmas di kawasan pelabuhan.
“Kami mengimbau seluruh nelayan di Pelabuhan Muncar dan sekitarnya agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Pastikan setiap kapal dilengkapi alat keselamatan seperti life jacket dan ring buoy. Jangan memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca tidak mendukung,” tegas Aipda I Wayan Wedhana.
Ia juga mengingatkan nelayan untuk segera melaporkan setiap kejadian di laut kepada petugas keamanan terdekat. “Jika terjadi hal darurat atau menemukan kejadian mencurigakan di laut, segera laporkan kepada petugas. Kerja sama nelayan sangat penting untuk menjaga keamanan perairan,” ujarnya.
Selain itu, Aipda I Wayan Wedhana menegaskan larangan keras penggunaan alat tangkap ilegal. “Kami tidak akan mentolerir penggunaan bahan peledak dan potasium dalam penangkapan ikan karena membahayakan jiwa dan merusak ekosistem laut. Patuhi aturan demi keselamatan bersama dan keberlanjutan laut kita,” lanjutnya.
Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi., A.Md., S.H. menegaskan bahwa perubahan cuaca ekstrem belakangan ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
“Cuaca laut saat ini tidak bisa diprediksi. Nelayan kami minta tidak memaksakan melaut saat kondisi tidak memungkinkan dan wajib melengkapi kapal dengan alat keselamatan seperti life jacket dan ring buoy,” tegasnya.
Selain aspek keselamatan, Satpolairud juga menekankan larangan keras penggunaan alat tangkap ilegal yang membahayakan jiwa dan merusak ekosistem laut.
“Kami ingatkan, penggunaan bahan peledak maupun potasium dalam penangkapan ikan adalah tindak pidana. Kami tidak akan ragu melakukan penindakan jika ditemukan pelanggaran,” ujar Kasat Polairud.
Dalam patroli tersebut, nelayan juga dihimbau agar segera melapor kepada petugas keamanan apabila menemukan kejadian mencurigakan atau insiden di laut.
Hasil kegiatan menunjukkan situasi di Pelabuhan Muncar dalam keadaan aman dan kondusif. Satpolairud memastikan patroli dan pengawasan akan terus ditingkatkan demi menjaga keselamatan nelayan serta ketertiban di wilayah perairan Banyuwangi. (*).

