
Banyuwangi – Jejakindonesia.news // 31 Januari 2026
Raut bahagia terpancar dari wajah siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan, Sonny Tri Danaparamita. Dana PIP tersebut disalurkan melalui Yayasan Al Ashrof, Dusun Sukopuro, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Banyuwangi.
Program ini berawal pada Agustus 2025, saat Sonny T. Danaparamita mempercayakan Yayasan Al Ashrof untuk mengusulkan 10 siswa-siswi SDN berprestasi di wilayah Kecamatan Srono dan sekitarnya. Setelah melalui proses administrasi, bantuan PIP tersebut akhirnya terealisasi dan diterima para siswa pada 31 Januari 2026.
Pendiri sekaligus Pembina Yayasan Al Ashrof, Gus Miftahul, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Sonny T. Danaparamita atas kepercayaan yang diberikan kepada Yayasan Al Ashrof sebagai jembatan penyaluran dana PIP tersebut.
“Alhamdulillah, amanah ini akhirnya bisa tersalurkan dengan baik kepada 10 siswa-siswi SDN berprestasi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sonny yang telah mempercayakan tugas ini kepada Yayasan Al Ashrof,” ujarnya.
Gus Miftahul juga berharap ke depan perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada sekolah negeri, namun juga sekolah swasta seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI).
“Jangan ada pilih kasih. Anak-anak di sekolah swasta juga generasi bangsa yang membutuhkan perhatian dan perlakuan yang sama. Bahkan dalam banyak kondisi, mereka justru lebih membutuhkan,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Yayasan Al Ashrof bergerak dalam enam bidang, yakni hukum dan advokasi, pendidikan, keagamaan, publikasi/media, usaha dan ekonomi, serta sosial dan kemanusiaan. Pihaknya membuka ruang bagi siapa pun yang ingin menyalurkan bantuan pendidikan maupun sosial melalui Yayasan Al Ashrof.
Hal senada disampaikan Yery Seviroyen, S.S., Ketua Yayasan Al Ashrof, yang mengaku lega karena amanah penyaluran dana PIP tersebut akhirnya benar-benar terealisasi dan diterima langsung oleh para siswa penerima manfaat.
Sementara itu, Sunyoto Edy Santoso, M.Pd, selaku Kepala Bidang Pendidikan Yayasan Al Ashrof, mengungkapkan rasa syukurnya karena proses yang sejak awal ia kawal akhirnya berjalan lancar.
“Alhamdulillah, kekhawatiran kami selama ini terjawab. Dana PIP benar-benar terealisasi, dan ini menjadi kelegaan tersendiri bagi kami di hadapan para wali murid,” ujarnya.
Adapun daftar 10 siswa-siswi SDN penerima PIP tersebut berasal dari tiga sekolah, yakni:
1. SDN 3 Sukomaju – Srono
Ayril Indah Sari (Kelas 3)
Nur Lailatul Munawaroh (Kelas 3)
Muhamad Haikal (Kelas 6)
2. SDN 4 Parijatah – Srono
Veby Amima Linka Putri (Kelas 3)
Azzi Mirza Elrafifsyah (Kelas 5)
Shanum Alonayazka Afifah (Kelas 6)
3. SDN 8 Kembiritan – Genteng
Afiqa Shakila Putri (Kelas 4)
Adinda Mufia Azkadina (Kelas 2)
Agnesia Nahda Rafanda (Kelas 3)
Nikolaus Noel Amsal (Kelas 3)
Para siswa mengaku sangat senang dan termotivasi untuk terus berprestasi. Mereka juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sonny T. Danaparamita dan Yayasan Al Ashrof atas bantuan yang telah diberikan.
Besaran dana PIP yang diterima bervariasi, yakni Rp450.000 untuk siswa kelas 1–5 dan Rp225.000 untuk siswa kelas 6. Dana tersebut tidak diberikan secara tunai, melainkan langsung ditransfer ke rekening BRI masing-masing siswa, sesuai regulasi yang berlaku.
Sunyoto Edy menegaskan bahwa Yayasan Al Ashrof tidak memotong sedikit pun hak siswa penerima manfaat.
“Yayasan hanya menyampaikan secara simbolis. Seluruh dana diterima penuh oleh siswa,” tegasnya.
Kegiatan penyaluran berlangsung lancar, penuh keceriaan, dan sarat makna kepedulian terhadap dunia pendidikan.
GsM (Al Ashrof)



