Banyuwangi – Jejakindonesia.news| Helm bukan sekadar aksesoris, tapi pelindung kepala yang krusial bagi keselamatan pengendara motor. Hal ini ditegaskan Kompol Elang Prasetyo S.I.KOM MH, Kasat Lantas menerangkan dalam rangka Operasi OPS Zebra Semeru 2025 di wilayah Hukum Kapolresta Banyuwangi , Sabtu, (22-/11/2025 ).
Kompol Elang Prasetyo S.I.KOM.MH menjelaskan bahwa kepala merupakan bagian tubuh yang paling rentan dalam kecelakaan lalu lintas. Cedera kepala akibat kecelakaan dapat berakibat fatal, mulai dari gagar otak hingga kehilangan nyawa.
Oleh karena itu, penggunaan helm menjadi sangat penting untuk melindungi kepala dari benturan keras saat terjadi kecelakaan. Helm yang SNI terbukti efektif dalam meredam benturan dan menyelamatkan nyawa penggunanya.
Kompol Elang Prasetyo .S.I.KOM.MH mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan berkendara dengan kesadaran, bukan karena takut pada petugas. Kesadaran untuk melindungi diri sendiri dan orang lain harus menjadi landasan utama dalam berperilaku di jalan raya.
Operasi OPS Zebra Semeru 2025 dilaksanakan dari tanggal 17 -11-2025 sampai 30-11-2025 atau selama 14 Hari bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Salah satu fokus utama operasi ini adalah penggunaan helm bagi pengendara motor.
Kompol Elang Prasetyo .S.I.KOM.MH menghimbau kepada seluruh masyarakat Banyuwangi khususnya pengendara motor, untuk selalu menggunakan helm yang SNI saat berkendara. Hal ini demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Dengan disiplin dan kepatuhan dalam berlalu lintas, serta penggunaan helm yang konsisten, kita dapat menciptakan situasi jalan raya yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan. Ingatlah, helm adalah pelindung kepala, pelindung nyawa.(Ip .S.hariyadi)

