Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

RSD dr. Soebandi Naik Kelas, Jember Siap Jadi Pusat Pendidikan Dokter Spesialis

Jember – Jejakindonesia.news // Transformasi sektor kesehatan di Kabupaten Jember kini memasuki babak baru. Pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada peningkatan layanan, tetapi juga mulai menempatkan Jember sebagai salah satu pusat pendidikan tenaga medis di Indonesia.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari pembenahan menyeluruh, baik dari sisi manajemen rumah sakit, kualitas sumber daya manusia, hingga kelengkapan fasilitas kesehatan. Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya menjalani perawatan di RSD dr. Soebandi, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, perubahan status rumah sakit daerah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) menjadi salah satu kunci penting dalam percepatan peningkatan kualitas layanan. Selain RSD dr. Soebandi, dua rumah sakit lain seperti RSD Balung dan RSD Kalisat juga menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik secara operasional maupun finansial.

Tidak hanya berdampak pada pelayanan pasien, reformasi ini turut meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan. Kondisi tersebut dinilai berpengaruh langsung terhadap kualitas interaksi dan pendekatan pelayanan yang lebih profesional serta berorientasi pada kebutuhan pasien.

Langkah strategis paling menonjol adalah ditetapkannya RSD dr. Soebandi sebagai rumah sakit penyelenggara utama (hospital base) untuk pendidikan dokter spesialis berdasarkan keputusan Kementerian Kesehatan tahun 2026.

Penetapan ini menempatkan Jember dalam peta penting pengembangan pendidikan kedokteran di tingkat nasional.

Dari ratusan rumah sakit yang diajukan, hanya segelintir yang berhasil lolos seleksi ketat. Di Jawa Timur, peran ini hanya diemban oleh dua institusi, yakni RSUD dr. Soetomo dan RSD dr. Soebandi.

Dengan dukungan puluhan dokter spesialis dan subspesialis, pemerintah daerah menargetkan peningkatan status RSD dr. Soebandi dari tipe B menjadi tipe A pada tahun 2029. Target ini tidak hanya mencerminkan ambisi peningkatan layanan, tetapi juga komitmen menjadikan Jember sebagai pusat rujukan kesehatan di kawasan Tapal Kuda.

Ke depan, kehadiran program pendidikan dokter spesialis di Jember diharapkan mampu membuka akses lebih luas bagi putra daerah untuk menempuh pendidikan kedokteran lanjutan tanpa harus keluar daerah. Selain itu, masyarakat juga akan merasakan manfaat langsung melalui layanan kesehatan yang semakin komprehensif dan berkualitas tinggi.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *