Pasuruan-jejakIndonesia.news||Ditengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap responsivitas aparat penegak hukum, Polres Pasuruan Kota kembali menunjukkan komitmen nyata. Pada Senin (25/5/2026), Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly S.I.K., M.Si., secara resmi memberikan penghargaan kepada Kasat Reskrim AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga, S.Sos., S.H., M.H., beserta 21 personel Satreskrim atas keberhasilan mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dalam waktu kurang dari 24 jam.
Penghargaan ini bukan sekadar simbolis. Ia adalah bentuk apresiasi tertinggi pimpinan terhadap dedikasi, loyalitas, dan kerja cepat jajaran Satreskrim dalam melayani masyarakat — sebuah nilai inti yang harus terus dijaga oleh setiap institusi kepolisian di era modern.
Kasus bermula dari laporan kehilangan sepeda motor milik warga setempat. Tanpa menunggu lama, Satreskrim Polres Pasuruan Kota langsung bergerak. Melalui olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, tim berhasil melacak identitas pelaku dan mengamankan mereka dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Tidak hanya itu, kendaraan milik korban juga berhasil ditemukan dan dikembalikan utuh.
“Kecepatan pengungkapan kasus ini menunjukkan bahwa anggota bekerja dengan serius, solid, dan responsif terhadap laporan masyarakat,” ujar Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly saat menyerahkan penghargaan. “Saya memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras Kasat Reskrim beserta seluruh anggota yang terlibat.”
Bagi masyarakat, kecepatan seperti ini bukan hanya soal efisiensi teknis — melainkan bukti bahwa polisi benar-benar hadir ketika dibutuhkan. Dalam dunia di mana kejahatan sering kali terjadi tanpa peringatan, respons cepat adalah kunci untuk memulihkan rasa aman dan kepercayaan publik.
Korban, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan rasa syukur mendalam atas kerja cepat jajaran Polres Pasuruan Kota. “Saya tidak menyangka kendaraan saya bisa kembali secepat ini. Terima kasih banyak kepada bapak-bapak polisi yang telah bekerja keras demi kami,” ucapnya dengan suara bergetar.
Bagi banyak warga, pengalaman seperti ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan pada institusi kepolisian. Ketika polisi bertindak cepat, transparan, dan empatik, maka hubungan antara rakyat dan aparatur negara pun semakin kuat.
Kasat Reskrim AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kekompakan seluruh anggota Satreskrim Polres Pasuruan Kota. “Terima kasih kepada pimpinan, khususnya Bapak Kapolres, atas apresiasi dan dukungan yang diberikan kepada kami. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja secara profesional, responsif, dan maksimal dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam konteks transformasi kepolisian menuju era digital dan berbasis data, keberhasilan seperti ini harus dijadikan standar baru. Bukan lagi tentang siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling tepat, akurat, dan berempati dalam menangani keluhan masyarakat.
Penghargaan yang diberikan Kapolres tersebut diharapkan menjadi contoh positif sekaligus penyemangat bagi seluruh personel Polres Pasuruan Kota agar terus memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan profesional kepada masyarakat. Ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari budaya kerja baru — di mana setiap laporan ditangani dengan sepenuh hati, setiap kasus diselesaikan dengan integritas, dan setiap warga merasa dilindungi.
Polri bukan hanya penjaga ketertiban, tetapi juga pelindung hak-hak dasar masyarakat. Dan dalam hal ini, Polres Pasuruan Kota telah membuktikan bahwa mereka layak dipercaya.⊃













