Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250
Polri  

Ketua MUI Simalungun Puji Kinerja Kapolres AKBP Marganda dan Kasat Reskrim AKP Wisnugraha, Ungkap 43 Kasus 3C

SIMALUNGUN – Jejakindonesia.news // Jejakindonesia.news // Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun, Drs. K.H. Darjat Purba, SH, MM mengapresiasi kinerja Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang bersama Kasat Reskrim AKP Wisnugraha Paramaartha dan jajaran yang berhasil mengungkap 43 kasus kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta membongkar kasus perdagangan satwa dilindungi dengan total 68 tersangka.

Pernyataan tersebut disampaikan Darjat Purba kepada awak media di kediamannya di Jalan Medan, Rabu (17/6/2026) sore.

Menurut Darjat Purba, sejak AKBP Marganda Aritonang menjabat sebagai Kapolres Simalungun, kinerja kepolisian terlihat semakin aktif dan responsif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya melihat sejak beliau dilantik menjadi Kapolres Simalungun, gerakannya cukup cepat. Sendi-sendi organisasi Polres Simalungun terasa hidup dan jaringan kerja hingga ke tingkat kecamatan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan pengungkapan berbagai kasus kriminal yang dipimpin AKBP Marganda Aritonang melalui Satreskrim Polres Simalungun di bawah komando AKP Wisnugraha Paramaartha merupakan bukti nyata keseriusan kepolisian dalam memberantas tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.

“Kita tentu bangga dengan capaian ini. Pengungkapan kasus curanmor, pencurian dan berbagai tindak kejahatan lainnya di sejumlah wilayah Kabupaten Simalungun menunjukkan kerja yang profesional dan patut diapresiasi,” katanya.

Darjat Purba mengatakan, keberhasilan jajaran Polres Simalungun tidak hanya berdampak pada penegakan hukum, tetapi juga membantu menciptakan ketenangan masyarakat serta mendukung kehidupan sosial dan toleransi antarumat beragama.

Menurutnya, langkah-langkah yang dilakukan Kapolres AKBP Marganda Aritonang bersama Kasat Reskrim AKP Wisnugraha Paramaartha terlihat tegas namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis sehingga berbagai kasus dapat diungkap dan ditangani dengan baik.

“Sebagai tokoh agama, kami merasakan dampak positifnya. Situasi yang aman membantu terciptanya ketenangan dalam kehidupan bermasyarakat dan mendukung pembinaan moral generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif,” ungkapnya.

Ia berharap keberhasilan pengungkapan puluhan kasus tersebut dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan sekaligus mempersempit ruang gerak kriminalitas di Kabupaten Simalungun.

“Kami berharap para pelaku kejahatan menjadi keder dan berpikir ulang untuk melakukan tindakan melawan hukum. Dengan demikian keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus terjaga,” tegasnya.

Mewakili tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Simalungun, Darjat Purba berharap kinerja positif yang ditunjukkan AKBP Marganda Aritonang, AKP Wisnugraha Paramaartha, dan seluruh jajaran Polres Simalungun dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan.

“Jika situasi keamanan tetap kondusif, maka sektor pemerintahan, ekonomi, sosial, budaya, dan kehidupan keagamaan akan berjalan lebih baik. Pada akhirnya masyarakat Simalungun akan semakin merasakan ketenangan, ketentraman dan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *