BANYUWANGI –jejakindonesia.news|| Ketua Umum Fast Respon Counter Polri, Agus Flores, bersama Sekretaris Jenderal Imam Ahmad melakukan kunjungan silaturahmi ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Selasa (2/6/2026). Kunjungan tersebut turut didampingi Ketua DPC Fast Respon Counter Polri Banyuwangi, Agus Samiaji, beserta jajaran.
Rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, bersama para pejabat struktural di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai wujud penguatan hubungan kelembagaan antara Fast Respon Counter Polri dan jajaran pemasyarakatan.
Kehadiran Agus Flores dan Imam Ahmad yang datang langsung dari Jakarta menjadi bentuk komitmen organisasi dalam membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai institusi negara di daerah. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu terkait penguatan kolaborasi, pelayanan publik, serta dukungan terhadap terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif turut menjadi pembahasan.
Agus Flores menegaskan bahwa silaturahmi antarlembaga memiliki peran penting dalam membangun kesamaan visi untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Sinergi dan komunikasi yang baik antarinstansi menjadi modal penting dalam mendukung tugas masing-masing lembaga, termasuk dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Solichin menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemitraan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
“Kami mengapresiasi kunjungan ini sebagai langkah mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas ke depan,” kata Solichin.
Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kedua belah pihak untuk terus menjalin kerja sama yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan demi mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Fast Respon Counter Polri dan Lapas Banyuwangi, sekaligus mendorong terbangunnya komunikasi yang konstruktif guna mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Banyuwangi.













