Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

ALIANSI POROS TENGAH AKAN GELAR AKSI DAMAI DI BANK JATIM CABANG PASURUAN Desak Pimpinan Mundur: “Kepercayaan Nasabah Jangan Dikorbankan Demi Mempertahankan Jabatan”

PASURUAN || Jejakindonesia.news – Gelombang kritik terhadap dugaan tata kelola kredit di Bank Jatim Kantor Cabang Pasuruan semakin menguat. Aliansi Poros Tengah Pasuruan Raya memastikan akan menggelar aksi damai dalam waktu dekat sebagai bentuk sikap tegas atas dugaan praktik penyaluran kredit yang dinilai tidak transparan dan berpotensi merugikan kepercayaan masyarakat.

Aliansi Poros Tengah menilai persoalan yang mencuat bukan sekadar masalah administratif, melainkan menyangkut kredibilitas dan integritas lembaga perbankan daerah yang selama ini menjadi sandaran masyarakat dan pelaku usaha.

“Kami tidak ingin Bank Jatim kehilangan marwahnya hanya karena dugaan praktik yang menyimpang dari prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas. Jika seorang pemimpin tidak lagi mampu menjaga kepercayaan publik, maka sudah sepatutnya melakukan evaluasi diri, bahkan mundur dari jabatannya,” tegas perwakilan Aliansi Poros Tengah.

Menurut mereka, munculnya berbagai keluhan masyarakat terkait dugaan proses kredit yang tidak sesuai prosedur harus dijawab secara terbuka dan transparan. Sebab, kepercayaan masyarakat merupakan aset paling berharga yang dimiliki sebuah institusi perbankan.

“Bank tidak hanya berdiri di atas gedung yang megah dan angka-angka keuangan. Bank berdiri di atas kepercayaan. Ketika kepercayaan mulai retak, maka yang dipertaruhkan bukan hanya reputasi pimpinan, tetapi juga nama besar lembaga itu sendiri,” ujar mereka.

Aliansi Poros Tengah juga menegaskan bahwa jabatan tidak boleh menjadi tameng untuk menghindari tanggung jawab moral maupun profesional. Mereka mendesak agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Aksi damai yang akan kami lakukan bukan untuk menghakimi. Ini adalah bentuk kontrol sosial agar pengelolaan lembaga keuangan daerah tetap berada di jalur integritas, profesionalisme, dan kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.

Mereka juga meminta aparat penegak hukum dan pihak berwenang untuk mengusut secara objektif apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap aturan maupun prinsip tata kelola perbankan yang baik.

“Bagi kami, tidak ada jabatan yang lebih tinggi daripada amanah publik. Jangan sampai kepercayaan masyarakat yang dibangun bertahun-tahun runtuh hanya karena kegagalan segelintir orang menjaga integritas,” kata Aliansi Poros Tengah.

Aksi damai yang akan digelar dalam waktu dekat itu disebut sebagai peringatan moral bahwa masyarakat menginginkan transparansi, akuntabilitas, dan keberanian untuk bertanggung jawab atas setiap kebijakan yang berdampak pada kepentingan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *