Gorontalo, – Jejakindonesia.news // Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Warung Kopi (Warkop) Amal, Kota Gorontalo, pada Selasa (14/7). Di tempat sederhana ini, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo berkumpul bukan sekadar untuk minum kopi, melainkan menggelar dialog terbuka guna menyerap langsung aspirasi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menegaskan bahwa soliditas antar-unsur pimpinan daerah menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai dinamika sosial.
“Kami terus membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh unsur Forkopimda dan instansi vertikal. Kolaborasi yang kuat menjadi fondasi dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif,” ujar Irjen Pol. Widodo.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini melalui langkah-langkah yang cepat, tepat, dan terukur.
Kapolda secara khusus mengapresiasi terobosan Pemerintah Provinsi Gorontalo yang menginisiasi pertemuan di ruang publik ini. Konsep dialog di warung kopi dinilai sangat efektif untuk meruntuhkan sekat antara pejabat dan warga, sehingga komunikasi dapat menyerap berbagai aspirasi secara langsung.
Acara ini pun dimanfaatkan dengan baik oleh pengunjung warkop yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh pemuda, pekerja, hingga mahasiswa. Mereka diberikan panggung luas untuk melontarkan pertanyaan, masukan, hingga keluhan langsung kepada jajaran pimpinan daerah. Berbagai isu hangat mulai dari persoalan kepemudaan, lapangan kerja, hingga dinamika dunia perkuliahan langsung direspons oleh pejabat terkait.
Kapolda menegaskan, Polda Gorontalo akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan serta meningkatkan komunikasi dengan masyarakat sebagai langkah menjaga kondusivitas wilayah. Menurutnya, keamanan yang terpelihara merupakan tanggung jawab bersama yang hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh elemen di Provinsi Gorontalo.
Melalui agenda ini, Forkopimda Gorontalo sukses menunjukkan bahwa merumuskan kebijakan dan menjaga kondusivitas daerah bisa dimulai dari obrolan santai yang responsif dan transparan, tanpa mengurangi semangat menjaga sinergi dalam membangun daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumurung Pandapotan Simaremare, Ketua DPRD Provinsi Thomas Mopili, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang, Ketua Pengadilan Tinggi Yapi, Dansatradar Letkol Lek Edith Nurhidayah, serta Danlanal Gorontalo Letkol Marinir Andi Arif Mangkubumi.













