Medan -jejakindonesia.news|| Dalam rangka memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Satgaswil Sumatera Utara Densus 88 AT Polri hadir melaksanakan kegiatan “Vaksin IRET Massal” sebagai upaya Preventif dalam membangun ketahanan pelajar terhadap paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme).
Selama tiga hari pelaksanaan, 13–15 Juli 2026, Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri telah melaksanakan Sosialisasi di ( beberapa sekolah ) sekolah dengan melibatkan peserta didik yang tersebar di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk Imunitas Ideologi bagi para pelajar serta memperkuat ketahanan lingkungan pendidikan terhadap pengaruh paham IRET. Melalui pembekalan nilai-nilai toleransi, wawasan kebangsaan, cinta tanah air, serta penguatan karakter berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, para peserta didik diharapkan mampu menjadi generasi yang Cerdas, Kritis, dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi kebencian maupun ajakan yang mengarah pada tindakan radikal dan kekerasan.
Di era transformasi digital saat ini, ancaman penyebaran paham IRET tidak lagi terbatas pada ruang fisik, tetapi juga berkembang secara masif melalui media sosial dan berbagai platform digital lainnya. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi sangat penting sebagai bekal bagi pelajar agar mampu menyaring informasi secara bijak, meningkatkan literasi digital, serta tidak mudah terprovokasi oleh konten yang mengandung ujaran kebencian, intoleransi, maupun propaganda ekstremisme.
Melalui kegiatan Vaksin IRET Massal, Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang Berkarakter, Moderat, Toleran, serta menjadi Benteng utama dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.













