BATAM | — Jejakindonesia.news || Kepedulian terhadap kebutuhan pangan masyarakat ditunjukkan Polsek Lubuk Baja melalui Gerakan Operasi Pasar Murah Sinergi Polri bersama Perum Bulog. Sebanyak 1 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disiapkan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menyasar masyarakat di Kelurahan Kampung Pelita dan Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. Program ini menjadi salah satu upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus mendukung stabilitas harga pangan di tengah kebutuhan pokok yang menjadi perhatian warga.
Kapolsek Lubuk Baja, AKP Cindo Kottama, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan. Turut hadir Kanit Binmas Polsek Lubuk Baja, Iptu Indra, personel Bhabinkamtibmas, serta masyarakat dari kedua kelurahan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, personel Bhabinkamtibmas menyiapkan lokasi dan komoditas pangan yang akan dijual kepada warga. Beras SPHP kemasan 5 kilogram ditawarkan dengan harga Rp56.500 per sak, sehingga masyarakat memiliki alternatif untuk memenuhi kebutuhan beras dengan harga yang lebih terjangkau.
Dari total persediaan sebanyak 1.000 kilogram atau 200 sak, sebanyak 325 kilogram atau 65 sak beras berhasil terjual hingga kegiatan berakhir. Sementara itu, sebanyak 675 kilogram atau 135 sak masih tersisa.
Kapolsek Lubuk Baja AKP Cindo Kottama menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi Polri bersama Bulog untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama Bulog dan Polri dalam penyelenggaraan gerakan pangan murah ini. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah dan terjangkau,” ujar AKP Cindo Kottama.
Tidak sekadar memantau pelaksanaan pasar murah, Kapolsek bersama personel juga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang datang berbelanja. Langkah tersebut menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk mendengar kebutuhan warga sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Bagi warga, ketersediaan beras dengan harga yang terjangkau menjadi salah satu alternatif untuk mengelola pengeluaran rumah tangga. Karena itu, kolaborasi lintas lembaga dalam penyediaan bahan pangan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Gerakan pasar murah ini juga mendukung upaya pengendalian inflasi melalui penyediaan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif hingga selesai.
Di bawah kepemimpinan AKP Cindo Kottama, Polsek Lubuk Baja diharapkan terus memperkuat pendekatan humanis melalui kegiatan sosial, pelayanan masyarakat, serta sinergi dengan berbagai pihak. Kehadiran polisi tidak hanya dibutuhkan dalam menjaga keamanan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya bersama menjawab persoalan yang dirasakan masyarakat.
Polsek Lubuk Baja turut mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Apabila menemukan gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian, warga dapat menghubungi Layanan Polisi 110 untuk menyampaikan laporan maupun permintaan bantuan.
Melalui kegiatan ini, sinergi Polri dan Bulog diharapkan terus berlanjut sehingga masyarakat memperoleh akses pangan yang lebih terjangkau, sementara situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Lubuk Baja tetap terjaga.













