Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Bertahun-Tahun Terabaikan, Jalan Menuju Perum Watu Lungguh Desa Kotakan Rusak Parah, “Warga Tuntut Tindakan Nyata Pemerintah”

SITUBONDO — Jejakindonesia.news || Warga Perumahan Watu Lungguh, RT 08 RW 03, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang rusak parah dan belum kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun. Jalan yang menjadi akses utama keluar-masuk warga itu dipenuhi retakan, lubang, dan permukaan aspal yang mengelupas, sehingga dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, Selasa (13/10/2026).

Keluhan tersebut kembali mencuat karena kerusakan semakin parah dan berpotensi memicu kecelakaan. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, pengendara sepeda motor harus memperlambat laju kendaraan saat melintas, terutama pada malam hari maupun ketika hujan turun, karena kondisi jalan yang licin dan berlubang. Genangan air bahkan menutupi lubang-lubang sehingga sulit terlihat dari jauh.

Ketua RT 08 RW 03, Purnomo, menyampaikan kerusakan jalan tersebut telah lama menjadi keluhan masyarakat. Bahkan, ia menyebut sudah ada beberapa warga yang mengalami kecelakaan ringan akibat terjatuh saat melintasi jalan tersebut.

“Jalan ini sudah sering menyebabkan warga terjatuh karena kondisinya licin dan rusak. Saat musim hujan, situasinya jauh lebih berbahaya. Kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar tidak ada lagi korban,” ujar Purnomo.

Ia juga menyampaikan keprihatinan warga terhadap respons yang dinilai belum maksimal. “Jangan hanya saat menagih pajak rakyat suaranya lantang. Namun ketika rakyat mengeluh dan membutuhkan pelayanan, pemerintah dan para wakil rakyat justru diduga seolah tuli, pura-pura membisu, dan mengabaikan hak-hak warganya sendiri,” tegasnya.

Jalan yang menuju lingkungan tersebut merupakan fasilitas umum yang setiap hari digunakan masyarakat untuk beraktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga keperluan ekonomi. Namun hingga kini belum terlihat adanya upaya perbaikan yang berarti, meski kondisi kerusakan terus memburuk.

Warga khawatir apabila kerusakan terus dibiarkan, risiko kecelakaan akan semakin tinggi, terlebih saat musim hujan. Selain membahayakan keselamatan, kondisi itu juga sangat mengganggu kenyamanan dan mobilitas masyarakat.

Purnomo mewakili warga berharap Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui dinas terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan survei sekaligus merealisasikan perbaikan jalan. Menurutnya, masyarakat tidak menginginkan janji, melainkan tindakan nyata agar akses jalan yang menjadi kebutuhan sehari-hari dapat kembali layak digunakan.

“Kami hanya ingin jalan yang aman, nyaman, dan layak dilalui. Semoga pemerintah segera merespons aspirasi warga dan menjadikan perbaikan jalan ini sebagai prioritas,” pungkas Purnomo. (Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!