BANYUWANGI – Jejakindonesia.news // Komitmen untuk mewujudkan Kabupaten Banyuwangi yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu langkah strategis yang kini dibangun adalah mempererat sinergi antara Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi dengan insan pers sebagai mitra dalam menyampaikan informasi, edukasi, dan kampanye pencegahan bahaya narkoba kepada masyarakat.
Media massa memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Selain menjadi sarana penyebarluasan informasi, media juga berfungsi sebagai edukator, kontrol sosial, sekaligus penggerak kesadaran masyarakat agar bersama-sama berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.
Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh BNNK semata. Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan yang bebas narkoba membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers.
> “Media merupakan mitra strategis dalam membangun kesadaran masyarakat. Melalui pemberitaan yang informatif, edukatif, dan bertanggung jawab, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba akan semakin efektif,” ujar Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, Rabu (8/7/2026).
Di sisi lain, Selamet Solichin, yang akrab disapa Mbah Semar selaku Pimpinan Umum media online Jejak-Indonesia.id, menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi antara BNNK Banyuwangi dengan insan pers.
Menurutnya, media memiliki tanggung jawab moral untuk menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta mampu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman narkotika.
> “Kami siap mendukung seluruh program BNNK Banyuwangi melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan membangun. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memerangi narkoba demi menyelamatkan generasi penerus,” ungkap Mbah Semar.
Terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang harmonis antara BNNK Banyuwangi dengan awak media diharapkan mampu memperkuat penyebaran informasi positif sekaligus menangkal berbagai informasi yang menyesatkan terkait penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Melalui pemberitaan yang profesional, akurat, dan berorientasi pada kepentingan publik, media diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat serta menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan bebas dari narkoba.
Sinergi antara BNNK Banyuwangi dan insan pers menjadi bukti bahwa perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Kolaborasi yang kuat diyakini mampu melahirkan gerakan kolektif yang membangun masyarakat sadar hukum, peduli terhadap lingkungan, serta berani menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, BNNK Banyuwangi bersama insan pers berharap kolaborasi ini semakin memperkuat terwujudnya Banyuwangi Bersinar (Bersih dari Narkoba), melalui sinergi yang solid antara pemerintah, aparat penegak hukum, media, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, akademisi, serta seluruh lapisan masyarakat demi menciptakan generasi yang sehat, produktif, berkarakter, dan bebas dari ancaman narkoba.













