JEMBER – Jejakindonesia.news // Jember Fashion Carnaval (JFC) kembali mendapat perhatian di tingkat nasional.
Komisi VII DPR RI yang membidangi pariwisata dan ekonomi kreatif mendorong agar event tahunan kebanggaan Kabupaten Jember itu semakin diperkuat hingga mampu menjadi bagian dari agenda karnaval dunia.
Dorongan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati saat melakukan kunjungan kerja ke Jember. Menurutnya, JFC telah membuktikan diri sebagai ajang yang mampu memadukan kreativitas dengan kekuatan ekonomi daerah.
“JFC bukan sekadar pertunjukan busana, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata. Event seperti ini perlu mendapat dukungan penuh agar semakin dikenal di tingkat internasional,” ujarnya.
Komisi VII, lanjut Sara, akan mendorong kementerian mitra, yakni Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif, agar memberikan perhatian lebih besar terhadap pengembangan JFC.
Harapannya, festival tersebut dapat menjadi salah satu agenda yang masuk dalam kalender pariwisata internasional.
Ia menilai, dampak JFC tidak hanya dirasakan pelaku industri kreatif.
Kehadiran ribuan wisatawan juga menghidupkan sektor UMKM, kuliner, perhotelan hingga promosi berbagai produk unggulan Jember, seperti edamame dan cerutu yang telah menembus pasar ekspor.
Sara juga berharap penyelenggaraan JFC semakin inklusif dengan memberi ruang lebih luas bagi anak-anak, penyandang disabilitas, serta berbagai komunitas untuk ikut berpartisipasi.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait memanfaatkan momentum kunjungan Komisi VII DPR RI untuk menyampaikan kebutuhan penguatan infrastruktur pendukung pariwisata.
Salah satu usulan yang menjadi prioritas adalah peningkatan kapasitas Bandara Jember.
Menurut Fawait, akses transportasi udara menjadi faktor penting untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.
Dengan bandara yang lebih representatif, wisatawan tidak lagi bergantung pada penerbangan melalui Surabaya atau daerah lain sebelum menuju Jember.
“Kalau akses penerbangan semakin baik, tentu wisatawan akan lebih mudah datang ke Jember. Ini akan mendukung perkembangan pariwisata, termasuk JFC,” kata Fawait.
Pemkab Jember optimistis penguatan konektivitas transportasi akan memperbesar daya saing JFC di tingkat internasional sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
(Dodik)













