JEMBER — Jejakindonesia.news || Gowes bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jember tidak sekadar menjadi agenda olahraga. Dari atas sepeda, Bupati Jember Gus Fawait memanfaatkan perjalanan dari Kecamatan Sumberjambe menuju Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (28/9/2026) sore, untuk melihat langsung kondisi infrastruktur sekaligus menyerap persoalan masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan.
Sepanjang perjalanan, kondisi jalan dan fasilitas publik menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah.
Gus Fawait mengatakan, kegiatan gowes bersama memiliki sejumlah manfaat strategis bagi penyelenggaraan pemerintahan. Salah satunya memperkuat koordinasi dan kekompakan antar-OPD.
Menurutnya, koordinasi tidak cukup hanya dilakukan melalui rapat di ruang pemerintahan. Dengan turun langsung ke lapangan, jajaran pemerintah dapat melihat kondisi daerah secara lebih nyata.
“Gowes ini bukan hanya olahraga. Kami juga ingin mempererat koordinasi antar-OPD sekaligus melihat langsung kondisi masyarakat dan infrastruktur yang ada,” kata Gus Fawait.
Dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilakukan di sejumlah wilayah, Pemkab Jember menemukan sejumlah persoalan infrastruktur. Di antaranya kerusakan jalan serta lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati maupun belum tersedia.
Temuan tersebut, lanjut Gus Fawait, menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk menentukan prioritas pembangunan.
“Hasil pantauan dari kegiatan sebelumnya, seperti di Tanggul dan wilayah Jember Selatan, memang ada beberapa titik jalan rusak dan PJU yang mati. Temuan itu kami catat dan menjadi bagian dari prioritas penanganan pada program pembangunan 2027,” ujarnya.
Selain memantau infrastruktur, gowes juga dimanfaatkan untuk mendekatkan program pemerintah dengan masyarakat.
Pemkab Jember memberikan bantuan sembako kepada 100 warga penerima manfaat yang dikoordinasikan melalui kecamatan setempat.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kesempatan itu, Gus Fawait juga menyampaikan komitmen Pemkab Jember terhadap akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Warga yang membutuhkan layanan kesehatan tetap mendapatkan pelayanan di puskesmas maupun rumah sakit daerah sesuai program pemerintah.
Tak berhenti pada layanan kesehatan, Pemkab Jember juga menyiapkan Mobil Cinta, fasilitas transportasi gratis yang ditujukan untuk membantu mengantar pasien pulang ke rumah setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Dengan konsep tersebut, kegiatan gowes Pemkab Jember diarahkan tidak hanya menjadi agenda kebugaran, tetapi juga menjadi ruang untuk memantau pembangunan, memperkuat koordinasi pemerintahan, sekaligus memastikan program sosial dan pelayanan publik benar-benar menyentuh masyarakat.
(Dodik)













