Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Hilang Kendali, Innova Tabrak Siswa di Depan SDN Sukaratu 5, Polres Pandeglang Gelar Konferensi Pers

Pandeglang – Jejakindonesia.news // Polres Pandeglang menggelar konferensi pers terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di depan SDN Sukaratu 5, tepatnya di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Kampung Cikole, RT/RW 03/07, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Kamis (30 April 2026).

Kegiatan konferensi pers tersebut dilaksanakan sebagai bentuk transparansi informasi kepada publik sekaligus penyampaian perkembangan penanganan kasus oleh jajaran Polres Pandeglang. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP Surya Muhammad beserta jajaran personel Satlantas.

Dalam keterangannya, AKP Surya Muhammad menjelaskan secara rinci kronologis kecelakaan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa serta sejumlah korban luka-luka.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, peristiwa kecelakaan bermula ketika kendaraan mobil Toyota Innova dengan nomor polisi A 1633 BF melaju dari arah Kadomas menuju arah Cipacung dengan kecepatan tertentu,” ungkapnya.

Setibanya di lokasi kejadian, tepat di depan SDN Sukaratu 5, kendaraan tersebut diduga mengalami hilang kendali. Mobil kemudian bergerak ke arah bahu jalan sebelah kanan (arah Cipacung), yang pada saat itu terdapat aktivitas masyarakat, termasuk pedagang jajanan serta siswa-siswi yang sedang beristirahat di depan sekolah.

“Kendaraan tersebut pertama kali menabrak sepeda motor Honda Revo yang sedang dalam posisi berhenti di pinggir jalan. Setelah itu, kendaraan kembali melaju dan menabrak sejumlah siswa-siswi yang sedang berada di depan sekolah,” jelasnya.

Akibat dari kejadian tersebut, satu orang siswa SDN Sukaratu 5 mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Berkah Pandeglang. Sementara itu, seorang pedagang jajanan, pengendara sepeda motor dan lima siswa-siswi lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Seluruh korban luka segera dievakuasi oleh warga bersama petugas ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, beberapa korban masih dalam perawatan dan observasi oleh tim medis.

AKP Surya Muhammad juga menambahkan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi kendaraan serta barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan.

“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk memeriksa kondisi kendaraan, faktor pengemudi, serta situasi jalan pada saat kejadian,” tambahnya.

Polres Pandeglang turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak sekolah serta instansi terkait untuk memberikan pendampingan kepada para korban dan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Polres Pandeglang mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menjaga kecepatan kendaraan, khususnya saat melintas di kawasan rawan seperti lingkungan sekolah.

“Kami mengingatkan kepada seluruh pengendara agar lebih waspada, terutama di area sekolah yang memiliki aktivitas tinggi. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam berkendara,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *